Generasi Milenial, Jangan Sepelekan Risiko Penyakit Jantung!

Selasa, 29 September 2020 | 11:09 WIB
Generasi Milenial, Jangan Sepelekan Risiko Penyakit Jantung!
Serangan jantung bisa dialami orang muda. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, banyak yang mengidentikkan penyakit jantung dengan orang tua. Padahal, generasi milenial pun bisa terkena penyakit jantung. Terlebih, mengingat penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia saat ini. Bahkan Yayasan Jantung Indonesia mencatat bahwa di Indonesia kematian akibat penyakit jantung dan kardiovaskular menempati posisi tertinggi, yaitu sebesar 26,4 persen. Artinya, satu dari setiap empat orang yang meninggal di Indonesia adalah akibat penyakit jantung dan kardiovaskular.

Penyakit jantung koroner sebenarnya merupakan penyakit gaya hidup dan dapat dihindari dengan menerapkan gaya hidup sehat sedini mungkin, demikian dikatakan Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Esti Nurjadin S.H., M.Kn.

"Trennya pun sudah menunjukkan bahwa penyakit jantung dan kardiovaskular menyerang kelompok usia produktif. Generasi milenial juga masuk kelompok umur yang rentan terhadap penyakit jantung dan kardiovaskular," ucap Esti melalui keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (29/9/2020).

Dalam peringatan Hari Jantung Dunia hari ini, 29 September 2020, lanjut Esti, Yayasan Jantung Indonesia mengkampanyekan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan kardiovaskular dengan fokus utama pada generasi muda.

"Program Yayasan Jantung Indonesia adalah mengajak generasi milenial untuk menjadi agen-agen perubahan di bidang kesehatan jantung sehingga bisa menjadi smart influencer untuk lingkungan keluarganya, tempat kerja, tempat tinggal atau sekolah baik melalui media tradisional maupun melalui media virtual," paparnya.

Esti menjelaskan, faktor risiko penyakit jantung koroner seperti umur dan jenis kelamin memang tidak dapat diubah. Namun faktor risiko yang berasal dari gaya hidup seperti merokok, konsumsi makanan yang tidak sehat, konsumsi alkohol yang berlebihan, kurang aktivitas berolahraga, stres tinggi, serta kurang istirahat, jadi hal yang bisa diubah agar terhindar dari penyakit jantung koroner.

Gaya hidup yang tidak sehat akan mempercepat kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan itu bisa menyebabkan penyumbatan pada aliran darah arteri ke jantung. Pembuluh darah utama yang memasok darah, oksigen dan nutrisi ke jantung menjadi rusak.

"Namun, banyak yang belum menyadari bahwa penyakit jantung koroner ini bisa dicegah sejak dini. Untuk membantu pemerintah menurunkan beban biaya BPJS yang amat sangat tinggi, Yayasan Jantung Indonesia melakukan penguatan di bidang promotif dan preventif," katanya.

Esti menyampaikan bahwa penyakit jantung yang menempati urutan tertinggi dari beban biaya BPJS untuk periode Januari - Desember 2019 dengan total 14,3 juta kasus dengan total beban biaya Rp 11,8 triliun. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018, prevalensi penyakit jantung di Indonesia sebesar 1,5 persen. Berarti setiap 15 orang dari 1.000 penduduk Indonesia sudah terdiagnosa penyakit jantung dan kardiovaskular.

Baca Juga: Turunkan Risiko Serangan Jantung, Yuk Olahraga Aerobik!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI