Studi: Semakin Receh dan Banyak Tertawa Bisa Jadi Kunci Panjang Umur

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 09:49 WIB
Studi: Semakin Receh dan Banyak Tertawa Bisa Jadi Kunci Panjang Umur
Ilustrasi tertawa [shutterstock]

Suara.com - Universitas Sains dan Teknologi Norwegia melakukan studi lanjutan selama 15 tahun untuk melihat faktor-faktor yang mendukung potensi panjang umur. Mereka menganalisis data dari 53.556 peserta di Norwegia.

Melansir dari Express, para peneliti mengukur berbagai faktor kematian seperti penyakit kardiovaskular, infeksi, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik. Mereka juga memeriksa bagaimana komponen kognitif, sosial, dan selera humor seseorang bisa menurunkan berbagai risiko kematian. 

Dalam studi ini, para peneliti menunjukkan bahwa perempuan dengan selera humor tinggi di mana mudah tertawa atau receh lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena jenis penyakit apapun dibandingkan mereka yang memiliki selera humor yang buruk.

Sementara pria dengan selera humor yang baik lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena infeksi dibandingkan pria yang tidak bisa menangkap humor.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa rasa humor adalah sumber daya penanggulangan masalah kognitif yang melindungi kesehatan," catat para peneliti. Hal ini menunjukkan bahwa tertawa memeliki selera humor baik bisa menjaga tubuh dari berbagai penyakit. 

Menurut Mayo Clinic, tertawa adalah bentuk penghilang stres yang memiliki efek positif jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, tertawa merangsang banyak organ dan meningkatkan asupan udara kaya oksigen, serta meningkatkan endorfin di otak.

Ilustrasi tertawa. (Pixabay)
Ilustrasi tertawa. (Pixabay)

Endorfon sendiri merupakan obat penghilang rasa sakit alami tubuh. Tertawa juga dapat merangsang sirkulasi dan membantu relaksasi otot.

Sementara dalam jangka panjang, tertawa secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan dengan mendorong pelepasan neuropeptida.

Neuropeptida sendiri dapat membantu melindungi tubuh dari stres dan penyakit yang berpotensi lebih serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zodiak Kesehatan Hari Ini, Sabtu 3 Oktober: Cancer Jangan Malu Tertawa!

Zodiak Kesehatan Hari Ini, Sabtu 3 Oktober: Cancer Jangan Malu Tertawa!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 07:15 WIB

7 Mitos Salah Soal Menunggang Sepeda Motor, Nomor 6 dan 7 Bikin Tertawa

7 Mitos Salah Soal Menunggang Sepeda Motor, Nomor 6 dan 7 Bikin Tertawa

Jatim | Jum'at, 25 September 2020 | 20:10 WIB

6 Kebiasaan Orang Jepang, Bikin Panjang Umur?

6 Kebiasaan Orang Jepang, Bikin Panjang Umur?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2020 | 21:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB