alexametrics

Tiga Provinsi Ini Berhasil Tekan Angka Kematian Covid-19, Mana Saja?

M. Reza Sulaiman | Ummi Hadyah Saleh
Tiga Provinsi Ini Berhasil Tekan Angka Kematian Covid-19, Mana Saja?
Warga mengenakan masker melintas di Terowongan Kendal, Jakarta, Jumat (2/10/2020). [Suara.com/Angga Budiyanto]

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengapresiasi tiga provinsi yang berhasil menurunkan angka kematian Covid-19. Mana saja?

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut secara nasional jumlah kasus kematian Covid-19 secara mingguan mengalami penurunan sebesar 7,4 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Ia pun mengapresiasi provinsi yang berhasil menekan angka kematian.

"Kami mengapresiasi provinsi yang berhasil menekan angka kematian pada pekan ini dan berkontribusi dalam penurunan menekan angka kematian secara nasional," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (6/10/2020).

Wiku menuturkan provinsi yang berhasil menekan angka kematian pada sepekan yakni Jawa Tengah, Banten dan Riau.

Baca Juga: Waspada Covid-19, Massa Demonstrasi Diminta Tak Lupa Protokol Kesehatan

Sehingga tiga provinsi tersebut tak lagi masuk lima provinsi dengan kasus kematian tertinggi

"Jawa Tengah, Banten dan Riau, yang berhasil menekan angka kematian pada pekan. Sehingga berhasil keluar dari lima besar provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi," kata dia.

Namun kata Wiku, Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Timur masih bertahan di lima besar provinsi dengan kematian tertinggi.

Bersama dengan Sumatera Barat, Aceh dan Papua yang minggu ini masuk ke dalam lima besar.

Karenanya, ia meminta kepala daerah di lima provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi, untuk dapat betul-betul melaksanakan treatment atau penanganan pasien Covid-19 dengan baik.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona di Indonesia Turun 7,4 Persen

"Utamanya pada pasien dengan gejala sedang - berat serta pasien dengan pasien komorbid atau penyakit penyerta. Tingkatkan kualitas pelayanan Covid-19 di rumah sakit, perbanyak rumah sakit darurat jika diperlukan," tutur Wiku.

Komentar