Tiga Provinsi Ini Berhasil Tekan Angka Kematian Covid-19, Mana Saja?

M. Reza Sulaiman, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 07 Oktober 2020 | 02:05 WIB
Tiga Provinsi Ini Berhasil Tekan Angka Kematian Covid-19, Mana Saja?
Warga mengenakan masker melintas di Terowongan Kendal, Jakarta, Jumat (2/10/2020). [Suara.com/Angga Budiyanto]

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut secara nasional jumlah kasus kematian Covid-19 secara mingguan mengalami penurunan sebesar 7,4 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Ia pun mengapresiasi provinsi yang berhasil menekan angka kematian.

"Kami mengapresiasi provinsi yang berhasil menekan angka kematian pada pekan ini dan berkontribusi dalam penurunan menekan angka kematian secara nasional," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (6/10/2020).

Wiku menuturkan provinsi yang berhasil menekan angka kematian pada sepekan yakni Jawa Tengah, Banten dan Riau.

Sehingga tiga provinsi tersebut tak lagi masuk lima provinsi dengan kasus kematian tertinggi

"Jawa Tengah, Banten dan Riau, yang berhasil menekan angka kematian pada pekan. Sehingga berhasil keluar dari lima besar provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi," kata dia.

Namun kata Wiku, Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Timur masih bertahan di lima besar provinsi dengan kematian tertinggi.

Bersama dengan Sumatera Barat, Aceh dan Papua yang minggu ini masuk ke dalam lima besar.

Karenanya, ia meminta kepala daerah di lima provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi, untuk dapat betul-betul melaksanakan treatment atau penanganan pasien Covid-19 dengan baik.

baca juga

"Utamanya pada pasien dengan gejala sedang - berat serta pasien dengan pasien komorbid atau penyakit penyerta. Tingkatkan kualitas pelayanan Covid-19 di rumah sakit, perbanyak rumah sakit darurat jika diperlukan," tutur Wiku.

Kemudian, Wiku memaparkan kasus kesembuhan Covid-19 secara nasional.

Selama sepekan, angka kesembuhan hanya mengalami penurunanan sebesar 0,9 persen.

Kata dia angka kesembuhan seharusnya mengalami peningkatan.

"Seharusnya angka kesembuhan harus selalu diupayakan untuk meningkat, dari waktu ke waktu setiap minggunya. Jumlah kesembuhan di pekan ini menurun 0,9 persen dari pekan sebelumnya. Meskipun kurang dari 1 persen, ini sangat bermakna untuk masyarakat," kata Wiku

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi lima provinsi yang terus meningkatkan angka kesembuhannya seperti lima provinsi dengan kenaikan kesembuhan tertinggi di Indonesia.

Kelima provinsi tersebut yakni Sulawesi Selatan naik menjadi 894 pasien sembuh, Riau naik 471 pasien sembuh, Sumatera Utara naik 294 pasien sembuh, Sumatera Selatan naik 207 pasien sembuh dan Bali naik 180 pasien sembuh.

Sementara itu presentase kesembuhan tertinggi di tingkat nasional adalah Kalimantan Utara dengan 87,56 persen, sedangkan Maluku Utara 87,28 persen, Kalimatan Selatan 85,59 persen, Jawa Timur 85,53 persen dan Gorontalo 83,77 persen.

"Dimohon kepada 10 provinsi ini, agar terus mempertahankan dan meningkatkan angka kesembuhan. Dan kepada provinsi lainnya mari berlomba mencapai angka kesembuhan yang tertinggi sehingga dapat meningkatkan angka kesembuhan secara nasional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

350 Ribu Kematian Terjadi Setiap Tahun Akibat Stroke, Gimana Cara Penanganannya?

350 Ribu Kematian Terjadi Setiap Tahun Akibat Stroke, Gimana Cara Penanganannya?

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 14:12 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×