Jangan Diabaikan, Ketahui Kapan Tubuh Alami Ketidakseimbangan Elektrolit!

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 16:08 WIB
Jangan Diabaikan, Ketahui Kapan Tubuh Alami Ketidakseimbangan Elektrolit!
Ilustrasi perempuan alami ketidakseimbangan elektrolit (Shutterstock)

Suara.com - Cairan di dalam tubuh mengandung beberapa komponen, seperti sel, protein, gula, dan elektrolit, yang bersumber dari makanan serta minuman yang dikonsumsi.

Elektrolit adalah mineral penting yang memiliki muatan listrik yang akan membantu tubuh menjalankan fungsi-fungsinya, terutama dalam membawa impuls saraf dan kontraksi otot.

Komponen ini bisa didapatkan dari beragam makanan sehat seperti produk susu, buah-buahan, dan sayuran.

Tapi sayangnya, banyak orang yang tidak sadar saat ia mengalami ketidakseimbangan elektrolit dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari Insider, ketidakseimbangan elektrolit terjadi ketika rasio elektrolit terhadap air di dalam tubuh berubah.

Ilustrasi lelaki kekurangan elektrolit setelah olahraga (Shutterstock)

Gejalanya meliputi sulit bernapas, demam, kebingungan, edema atau pembengkakan anggota tubuh, serta denyut jantung cepat.

Ketidakseimbangan elektrolit dapat memiliki konseskuensi jangka panjang, seperti gangguan tulang dan sistem saraf. Ketidakseimbangan elektrolit terjadi saat tubuh mengalami dehidrasi atau kelebihan cairan.

1. Dehidrasi

Ketika tubuh dehidrasi, tubuh akan kehilangan lebih banyak air daripada elektolitnya. Ini menyebabkan lonjakan konsentrasi elektrolit aliran darah.

Baca Juga: Atasi Ketidakseimbangan Hormon, Cobalah Konsumsi 5 Makanan Ini

Ada tiga faktor untuk kondisi ini, yaitu saat berkeringat berlebihan, diare, dan setelah muntah.

Mereka yang berolahraga atau bekerja di luar ruangan ketika cuaca panas selama beberapa jam harus ekstra rajin untuk tetap terhidrasi dan mengisi bahan bakar tubuh dengan benar.

Tanda bahwa seseorang dehidrasi adalah urine gelap atau sangat sedikit, kelelahan, dan pusing atau kesemutan.

Ilustrasi minuman elektrolit (Pixabay/PhotoMIX-Company)
Ilustrasi minuman elektrolit (Pixabay/PhotoMIX-Company)

2. Overhidrasi

Meski air minum penting untuk kesehatan, terlalu banyak mengonsumsinya juga dapat menyebabkan overhidrasi.

Orang yang overhidrasi dapat mengalami muntah, sakit kepala, kejang atau kram, dan urine berwarna bening.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI