Berat Badan Naik Sementara Selama Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:40 WIB
Berat Badan Naik Sementara Selama Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Suara.com - Mungkin Anda sering kali merasa berat badan meningkat selama menstruasi. Hal tersebut bisa saja disebabkan karena retensi air yang terjadi dalam tubuh selama periode menstruasi Anda.

Untungnya kenaikan berat badan selama menstruasi terjadi sementara, namun bisa jadi kondisi rutin yang terjadi setiap menstruasi.

Menurut Dokter Swati Gaikwad, konsultan kebidanan dan ginekolog, Motherhood Hospital, Pune, mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba selama siklus menstruasi adalah hal yang wajar. "Fluktuasi berat badan 0,5 hingga 2 kg bisa terlihat selama periode menstruasi", kata dokter Gaikwad.

Melansir dari Healthshots, dokter Gaikwad menunjukkan bahwa setidaknya ada empat alasan utama mengapa kenaikan berat badan selama mentruasi bisa terjadi, antara lain:

1. Hormon

Saat menstruasi, hormon dalam tubuh bisa berubah-ubah terutama hormon progesteron. “Progesteron memberi Anda retensi air, biasa disebut kembung atau rasa penuh di paha. Hal ini menyebabkan kenaikan berat badan yang bukan disebabkan karena lemak ”, jelas dokter Gaikwad .

Fluktuasi hormon saat menstruasi juga menyebabkan perubahan suasana hati. Hal ini yang kemudian memengarhi keinginan untuk makan lebih banyak.

2. Sembelit

Saat menstruasi, perempuan juga sering kali mengalami sembelit. Hal ini juga disebabkan oleh perubahan horomon dalam tubuh.

“Karena progesteron dan hormon lainnya, usus masuk ke fase rileks. Karena itu, otot pencernaan Anda menjadi lebih lambat dan selanjutnya memperlambat seluruh proses pencernaan," kata dokter Gaikwad.

"Hal ini menyebabkan pembentukan gas dan terkadang sembelit sehingga fluktuasi berat badan juga dapat terlihat, ”jelasnya.

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

3. Tubuh Kekurangan Magnesium

Magnesium adalah nutrisi yang sangat penting bagi tubuh karena mengatur tingkat hidrasi. Jika tubuh kekurangan magnesium, maka Anda cenderung mengidam gula.

Kadar magnesium yang lebih rendah menyebabkan dehidrasi, rasa lapar, hingga sedih.

“Tapi tidak perlu panik sama sekali karena ini hanya akan berlangsung selama seminggu atau lebih. Hari kelima dan seterusnya kembung dan retensi air akan hilang sama sekali. Yang tersisa adalah penambahan lemak karena makan berlebihan dan terlalu banyak berpikir ”, kata Dr Gaikwad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19

CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 08:59 WIB

Panduan untuk Memeriksa Perkembangan Berat Badan Bayi yang Normal

Panduan untuk Memeriksa Perkembangan Berat Badan Bayi yang Normal

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 09:05 WIB

Jarang Diketahui, Air Barli Memiliki Beragam Manfaat Kesehatan, Lho!

Jarang Diketahui, Air Barli Memiliki Beragam Manfaat Kesehatan, Lho!

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB