Reinfeksi Virus Corona dan Semakin Parah, Wanita Ini Meninggal Dunia

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:59 WIB
Reinfeksi Virus Corona dan Semakin Parah, Wanita Ini Meninggal Dunia
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Kabar reinfeksi virus corona Covid-19 beberapa kali sudah dilaporkan. Yang terbaru, seorang wanita Belanda dengan jenis kanker sumsum tulang yang langka meninggal setelah dia terinfeksi Covid-19 untuk kedua kalinya.

Dilansir dari Fox News, wanita berusia 89 tahun itu pertama kali dinyatakan positif Covid-19 setelah masuk IGD karena batuk dan demam parah.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Oxford University Press, wanita itu keluar setelah lima hari karena kelelahan. Hampir dua bulan kemudian, dia memulai pengobatan kemoterapi baru untuk mengobati Waldenstrom macroglobulinemia, jenis kanker langka yang dimulai di sel darah putih.

Dua hari kemudian, yang menandai 59 hari sejak diagnosis Covid-19 pertamanya, dia kembali mengalami demam, batuk, dan sesak napas. Dia kembali dites untuk Covid-19 dan dinyatakan positif untuk kedua kalinya.

Dia juga diuji dua kali untuk antibodi SARS-CoV-2, tetapi kedua tes itu negatif. Pada hari ke 8 setelah reinfeksi, kondisinya makin memburuk. Jarak dua minggu kemudian dia dinyatakan meninggal.

Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

"Pasien kami mengalami gangguan kekebalan, karena makroglobulinemia Waldenstrom yang diobati dengan terapi perusak sel B, yang mengakibatkan penurunan kekebalan humoral," tulis para peneliti.

Dalam kasus ini, para peneliti mengatakan genom virus dari diagnosis wanita tersebut berbeda pada 10 posisi nukleotida, dan urutannya tidak mengelompok di pohon filogenetik.

Dia juga tidak diuji untuk antibodi virus corona antara diagnosisnya, tetapi pada hari ke 4 dan 6 dari rawat inap keduanya, tesnya kembali negatif.

"Meskipun kami tidak memiliki sampel negatif PCR di antara episode, dengan perkiraan tingkat mutasi SARS-CoV-2 rata-rata 33 nukleotida per tahun, kemungkinan episode kedua adalah infeksi ulang daripada pelepasan berkepanjangan," tulis para peneliti.

Kasus reinfeksi virus corona sebelumnya telah dilaporkan di Belanda, Hong Kong, Nevada, Belgia dan Ekuador, tetapi hanya sedikit yang menunjukkan kasus kedua yang lebih parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stres Donald Trump Terpapar Covid-19, Petani yang Menyembahnya Meninggal

Stres Donald Trump Terpapar Covid-19, Petani yang Menyembahnya Meninggal

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:25 WIB

164 Santri di Kab. Tangerang Reaktif Covid-19, Satgas Minta Tunda Pulang

164 Santri di Kab. Tangerang Reaktif Covid-19, Satgas Minta Tunda Pulang

Banten | Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:20 WIB

3 Juta Warga Jalani Pengambilan Sampel Tes Covid-19 di China

3 Juta Warga Jalani Pengambilan Sampel Tes Covid-19 di China

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 05:25 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB