Ampuh Atasi Kerontokan, Apakah Terapi PRP Bisa Dilakukan ke Pasien Kanker?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 15 Oktober 2020 | 17:05 WIB
Ampuh Atasi Kerontokan, Apakah Terapi PRP Bisa Dilakukan ke Pasien Kanker?
Ilustrasi rambut rontok. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Masalah kerontokan menjadi salah satu efek jangka pendek yang umum dialami oleh pasien pengobatan kanker.

Menurut Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Endi Novianto, SpKK (K), FINSDV, FAADV, efek kerontokan tersebut bisa diatasi dengan cara melakukan terapi medis bernama Platelet Rich Plasma atau PRP.

Terapi berdasarkan plasma darah ini dipercaya mampu merangsang pertumbuhan rambut yang terjadi karena kebotakan.

Namun ia mengingatkan syarat utama melakukan terapi PRP pada pasien kanker adalah, mereka harus sudah menyelesaikan proses pengobatan kemoterapi yang menyebabkan kerontokkan.

"Tapi pada saat kemoterapinya sudah selesai, kemudian ingin menumbuhkan rambutnya, dan parameter darah sebagai kontra indikasinya tidak melanggar, bisa dilakukan terapi PRP pada pasien kanker," ujar dr. Endi dalam diskusi webinar Klinik Zap Health, Kamis (15/10/2020).

Dokter lulusan Dermatovenereology Universitas Indonesia ini menjelaskan pasien kanker yang masih menjalani kemoterapi sebaiknya tidak melakukan PRP terlebih dahulu.

Selain karena penyebab kerontokkannya masih terjadi, obat kemoterapi juga dapat menganggu fungsi sel darah.

"Biasanya obat kemoterapi akan menyebabkan sel darah menjadi tidak optimal fungsinya pun terganggu, dan jumlahnya lebih sedikit, jadi jangan lakukan terapi PRP pada saat kemoterapi," terang dr. Endi.

Kualitas sel darah dalam terapi PRP adalah faktor vital, karena terapi ini memanfaatkan sel plasma darah yang mengandung trombosit dari tubuh pasien, kemudian disuntikkan kembali ke bagian tubuh pasien.

baca juga

Sehingga saat kadar growth factor dalam trombosit terganggu akibat obat kemoterapi, maka kesempatan bagi rambut untuk tumbuh kembali sangat kecil.

Sekadar informasi, sebelum dimanfaatkan untuk kosmetik dan kecantikan, terapi PRP ini sudah lebih dulu dimanfaatkan untuk keperluan medis penyembuhan luka menjadi lebih cepat.

Misalnya luka pada pasien diabetes yang sulit sembuh, maka terapi PRP ini bisa dimanfaatkan, dan membuat lukanya menjadi cepat pulih.

"Terapi PRP menyediakan growth factor atau faktor pertumbuhan yang dibutuhkan oleh kulit atau bagian tubuh yang lain untuk menyembuhkan atau memperbaiki dirinya sendiri. Saat terjadi perlukaan pada kulit, diberikan PRP lukanya cepet sembuh," tutup Endi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Terapi PRP, Solusi Rambut Rontok yang Pernah Dilakukan Aura Kasih

Mengenal Terapi PRP, Solusi Rambut Rontok yang Pernah Dilakukan Aura Kasih

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:33 WIB

Plasma Darah Kaya Trombosit Bisa Atasi Masalah Kebotakan

Plasma Darah Kaya Trombosit Bisa Atasi Masalah Kebotakan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2020 | 15:18 WIB

Sering Diabaikan, Simak 4 Faktor Risiko Kanker Payudara

Sering Diabaikan, Simak 4 Faktor Risiko Kanker Payudara

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Buku Prabowo Dibagikan Gratis di CFD Thamrin, Warga Titip Pesan Tak Terduga

Buku Prabowo Dibagikan Gratis di CFD Thamrin, Warga Titip Pesan Tak Terduga

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Dari IKN hingga Bursa, Jejak Bisnis Prajogo dan Franky Disorot

Dari IKN hingga Bursa, Jejak Bisnis Prajogo dan Franky Disorot

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:39 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Gaji Baru Masuk, Rencana Menabung Langsung Kalah oleh Keinginan: Relate?

Gaji Baru Masuk, Rencana Menabung Langsung Kalah oleh Keinginan: Relate?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Singapura Tambah 3 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla: Total Ada 10, Ini Daftar Lengkapnya

Singapura Tambah 3 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla: Total Ada 10, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!

Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Danantara Akan Kumpulkan Bos Perusahaan Teknologi Ternama

Danantara Akan Kumpulkan Bos Perusahaan Teknologi Ternama

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Investasi Masuk Tapi Pengangguran Indonesia Menumpuk, Ekonom UGM Ungkap Masalahnya

Investasi Masuk Tapi Pengangguran Indonesia Menumpuk, Ekonom UGM Ungkap Masalahnya

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Bedanya Viva Compact Powder Orange vs Lilac, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Bedanya Viva Compact Powder Orange vs Lilac, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Tak Cuma Umumkan Nama, Status Afiliasi Pemegang Saham 1% Ikut Dibuka

Tak Cuma Umumkan Nama, Status Afiliasi Pemegang Saham 1% Ikut Dibuka

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:21 WIB

×