Studi China: Kemungkinan Virus Corona Bisa Pengaruhi Mata!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 18 Oktober 2020 | 11:01 WIB
Studi China: Kemungkinan Virus Corona Bisa Pengaruhi Mata!
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Suara.com - Covid-19 merupakan penyakit yang diakibatkan oleh virus corona jenis baru yang menyerang sistem pernapasan. Namun, ada indikasi bahwa Coid-19 dapat memengaruhi berbagai organ dan bagian tubuh, termasuk mata.

Sebuah studi baru dari General Hospital of the Central Theater Command di Wuhan, China, yang terbit dalam JAMA Ophthalmology, menunjukkan ada bukti ilmiah kuat tentang SARS-CoV-2 memengaruhi mata.

Temuan penelitian ini didasarkan pada seorang pasien di China yang mengalami glaukoma akut setelah pulih dari Covid-19.

Dokter yang merawatnya harus melakukan operasi, dan tes jaringan matanya menunjukkan bukti adanya SARS-CoV-2.

Dilaporkan The Health Site, pasien ini adalah seorang wanita yang dirawat di rumah sakit pada 31 Januari. Delapan belas hari kemudian, gejalanya menghilang, dan dia dinyatakan negatif SARS-CoV-2.

Ilustrasi mata (Shutterstock)

Namun, sekitar seminggu kemudian, ia mengalami nyeri dan kehilangan penglihatan di satu mata. Beberapa hari berikutnya, satu mata lagi alami kebutaan.

Wanita 64 tahun ini ternyata menderita glaukoma sudut tertutup akut dan katarak.

Obat gagal menurunkan tekanan pada matanya, sehingga ia harus menjalani pembedahan, mengambil sampel jaringan dalam proses ini.

Pengujian sampel tersebut menghasilkan bukti bahwa SARS-CoV-2 telah menginvasi jaringan mata.

Covid-19 dapat Menginfeksi Jaringan Mata

Kasus tersebut memberikan bukti bahwa SARS-CoV-2 dapat menginfeksi jaringan mata selain sistem pernapasan. Namun, belum bisa mengatakan apakah pasien tertular virus melalui matanya.

Tetapi para ahli mengatakan adanya kemungkinan hal itu terjadi, baik melalui partikel virus di udara atau pasien menyentuh matanya dengan tangan yang terkontaminasi virus.

Ketidaktahuan besar lainnya adalah apakah virus yang tertinggal di jaringan mata pasien akan menyebabkan masalah.

Banyak ahli setuju bahwa terlalu dini untuk berbicara tentang implikasi bagi kesehatan mata dari virus yang berada di mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting, Diet Rendah Karbohidrat Turunkan Risiko Terkena Glaukoma

Penting, Diet Rendah Karbohidrat Turunkan Risiko Terkena Glaukoma

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:32 WIB

Glaukoma Sebabkan Kebutaan, Hindari dengan Konsumsi 5 Sayur Ini!

Glaukoma Sebabkan Kebutaan, Hindari dengan Konsumsi 5 Sayur Ini!

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 20:16 WIB

Thareq Kemal Habibie Glaukoma, Harus Perhatikan 5 Hal Ini

Thareq Kemal Habibie Glaukoma, Harus Perhatikan 5 Hal Ini

Health | Senin, 16 September 2019 | 17:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB