Hari Osteoporosis Sedunia, Waspada Komplikasi Penyakit Tulang Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:52 WIB
Hari Osteoporosis Sedunia, Waspada Komplikasi Penyakit Tulang Ini!
Kerangka manusia, tulang, osteoporosis (Pixabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Hari Osteoporosis Sedunia selalu dirayakan pada 20 Oktober setiap tahunnya. Hari Osteoporosis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua orang mengenai tindakan pencegahan, diagnosis dan pengobatan penyakit tulang metabolik.

Osteoporosis adalah suatu kondisi di mana tulang lebih cepat rusak, karena kurang padat dan lebih mudah keropos. Kerapuhan inilah yang melemahkan tulang dan membuatnya lebih rentan terhadap patah tulang.

Orang yang menderita osteoporosis atau kemungkinan besar akan mengembangkan kondisi ini harus menyadari potensi komplikasi penyakit dan mencari solusi sebelum masalah muncul.

Adapun komplikasi dari osteoporosis yang harus diwaspadai semua orang seperti yang dilansir dari Healthline, antara lain:

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi osteoporosis. (Shutterstock)

1. Mobilitas terbatas

Osteoporosis bisa melumpuhkan dan membatasi aktivitas fisik Anda. Kehilangan aktivitas bisa menyebabkan Anda bertambah gemuk. Kondisi ini juga bisa meningkatkan tekanan pada tulang, khususnya lutut dan pinggul. Bahkan kelebihan berat badan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

2. Depresi

Kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan hilangnya kemandirian dan isolasi. Aktivitas yang dulu Anda nikmati mungkin terlalu menyakitkan akibat kondisi ini. Ketakutan akan patah tulang ini mungkin bisa menyebabkan depresi. Keadaan emosional yang buruk bisa menghambat kemampuan Anda mengelola masalah kesehatan.

3. Rasa sakit

Fraktur yang disebabkan oleh osteoporosis bisa sangat menyakitkan dan melemahkan. Fraktur tulang belakang bisa menyebabkan kehilangan tinggi, postur tubuh membungkuk dan nyeri punggung serta leher yang persisten.

4. Masuk rumah sakit

Beberapa penderita osteoporosis bisa mematahkan tulang dan tidak menyadarinya. Tapi, kebanyakan patah tulang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Prosedur ini sering kali membutuhkan tindakan pembedahan yang mungkin memerlukan rawat inap lebih lama.

5. Perawatan di panti jompo

Sering kali, patah tulang pinggul membutuhkan perawatan jangka panjang di panti jompo. Jika seseorang terbaring di tempat tidur saat menerima perawatan jangka panjang, ada kemungkinan lebih tinggi mereka akan mengalami kondisi berikut ini:

  • Komplikasi kardiovaskular
  • Lebih banyak terpapar penyakit menular
  • Peningkatan kerentanan terhadap berbagai komplikasi lainnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Lengah, Osteoporosis Juga Bisa Menjangkiti Anak Muda Loh!

Jangan Lengah, Osteoporosis Juga Bisa Menjangkiti Anak Muda Loh!

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:53 WIB

5 Variasi Gerakan Senam Osteoporosis untuk Dilakukan di Rumah

5 Variasi Gerakan Senam Osteoporosis untuk Dilakukan di Rumah

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:20 WIB

Sejarah Hari Osteoporosis Sedunia, Cegah Tulang Rapuh Sejak Dini

Sejarah Hari Osteoporosis Sedunia, Cegah Tulang Rapuh Sejak Dini

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:58 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB