Selalu Bersikap Baik tapi Tak Bahagia, Bisa Jadi Tanda Good Girl Syndrome

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:19 WIB
Selalu Bersikap Baik tapi Tak Bahagia, Bisa Jadi Tanda Good Girl Syndrome
Ilustrasi perempuan stres. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi baik, mengiyakan segala yang diinstruksikan, menghindari kesalahan hingga kritik malah bisa tak membahagiakan. Beberapa ciri tersebut dalam psikologi sering kali disebut dengan good girl syndrome.

Pada dasarnya, good girl syndrome muncul sebagai hasil dari didikan yang menuntut Anda menjadi orang baik. Menurut Hello Sehat, tuntutan menjadi baik bagi orang lain dan sekitarnya memang diperlukan, namun good girl syndrome membuat seseorang menggantungkan harga dirinya pada kebahagiaan orang lain.

Good girl syndrome juga membuat seseorang memendam emosi dan keinginan diri sendiri demi kepentingan orang lain. Hal ini disebabkan karena mereka dituntut untuk menyesuaikan diri dan bermain aman demi menghindari kritikan, konflik, kesalahan, hingga penolakan.

Melansir dari Hello Sehat, berikut beberapa ciri good girl syndrome, antara lain:

  • Merasa harus perfeksionis dan dituntut untuk selalu berprestasi
  • Takut membuat orang lain kesal
  • Bangga pada diri sendiri usai bantu orang lain meski merasa tertekan
  • Sulit mengatakan tidak pada ajakan orang
  • Terlalu terikat pada rutinitas
  • Menaati aturan dan menghindari konflik
  • Mudah cemas ketika ada perubahan
Ilustrasi perempuan mengenakan gaun putih bermodel off-shoulder. (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi perempuan. (Pixabay/Free-Photos)

Masalah good girl syndrom ini nyatanya bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Bahkan menurut Hello Sehat, kondisi ini bisa jadi penghalang apa yang Anda impikan karena terlalu khawatir dalam mengambil keputusan.

"Menjadi orang baik memang bagus, kecuali bila Anda terpaksa berubah demi orang lain. Alih-alih memberikan kebahagiaan, sikap ini malah akan membuat Anda mengalami burnout," catat Hello Sehat.

Burnout sendiri merupakan tanda orang yang stres yang memengaruhi fisik dan juga emosional. Burnout terjadi karena merasa kewalahan dengan perintah atau rasa tuntutan yang terus berdatangan tapi sulit untuk terus memenuhinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersosialisasi selama Pandemi Bikin Tetap Waras, Begini 4 Cara Amannya

Bersosialisasi selama Pandemi Bikin Tetap Waras, Begini 4 Cara Amannya

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 19:05 WIB

Satgas Covid-19: Cegah Gangguan Kesehatan Mental Selama Pandemi

Satgas Covid-19: Cegah Gangguan Kesehatan Mental Selama Pandemi

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 13:56 WIB

Berhenti Berhubungan Seks, Ini Yang Bisa Terjadi Pada Mental Kamu

Berhenti Berhubungan Seks, Ini Yang Bisa Terjadi Pada Mental Kamu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×