Percepat Vaksin, Inggris Akan Sengaja Tularkan Covid-19 pada Relawan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 20 Oktober 2020 | 18:10 WIB
Percepat Vaksin, Inggris Akan Sengaja Tularkan Covid-19 pada Relawan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Inggris akan menjadi negara pertama yang dengan sengaja menginfeksi puluhan orang Inggris dengan Covid-19, sebagai bagian dari uji coba vaksin.

DIilansir dari Mirror, para ahli dari NHS, akademisi, dan sektor swasta bergabung dengan pemerintah Inggris untuk meluncurkan uji coba manusia ini.

“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk melawan virus corona, termasuk mendukung para ilmuwan dan peneliti terbaik dan paling cerdas kami dalam perburuan mereka untuk vaksin yang aman dan efektif," kata Menteri Bisnis, Energi dan Strategi Industrial

Dalam studi uji coba manusia, vaksin akan diberikan kepada sekitar 90 sukarelawan dewasa yang sehat, berusia 18-30 tahun, sebelum mereka terpapar virus di lingkungan yang aman dan terkendali.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

Para peserta kemudian akan dipantau 24 jam sehari untuk mengetahui efek samping apa pun, untuk melihat secara tepat bagaimana vaksin bekerja.

Biasanya, uji coba melibatkan ribuan peserta dan menunggu minoritas untuk secara alami tertular penyakit.

Namun ini berarti uji coba fase 3 semacam itu dapat memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun karena mereka menunggu peserta jatuh sakit dalam jumlah yang cukup.

Uji coba tantangan mempercepat pengembangan pengobatan tetapi lebih jarang karena sukarelawan dapat mengembangkan efek samping jangka panjang akibat sengaja diberi penyakit.

Studi uji coba manusia sebelumnya telah dilakukan dengan aman, dan telah memainkan peran kunci dalam mempercepat pengobatan untuk berbagai penyakit, termasuk malaria, tifus, kolera, norovirus dan flu.

baca juga

Dr Chris Chiu, dari Departemen Penyakit Menular di Imperial College London dan peneliti utama studi tantangan manusia, mengatakan: “Studi tantangan manusia dapat meningkatkan pemahaman kita tentang Covid-19 dengan cara yang unik dan mempercepat pengembangan banyak potensi perawatan dan vaksin Covid-19," kata dia.

Ia mengungkapkan bahwa prioritas nomor satu adalah keselamatan para relawan. Timnya telah menjalankan studi tantangan manusia dengan aman dengan virus pernapasan lainnya selama lebih dari 10 tahun.

Tidak ada studi yang sepenuhnya bebas risiko, tetapi mitra Program Tantangan Manusia akan bekerja keras untuk memastikan kami membuat risiko serendah mungkin.

“Pengalaman dan keahlian Inggris dalam uji coba tantangan manusia serta dalam sains COVID-19 yang lebih luas akan membantu kami mengatasi pandemi, memberi manfaat bagi orang-orang di Inggris dan seluruh dunia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Nikotin Bisa Obati Alzheimer, Skizofrenia, hingga Covid-19

Penelitian: Nikotin Bisa Obati Alzheimer, Skizofrenia, hingga Covid-19

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:06 WIB

Pandemi, Banyak Orang Lebih Memilih Wisata Outdoor

Pandemi, Banyak Orang Lebih Memilih Wisata Outdoor

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Tanggapi Dugaan Covidkan Pasien, RS Ibnu Sina Pekanbaru Buka Suara

Tanggapi Dugaan Covidkan Pasien, RS Ibnu Sina Pekanbaru Buka Suara

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:48 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×