Waspada, Kesepian dan Isolasi Sosial Bisa Picu Masalah Peradangan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:49 WIB
Waspada, Kesepian dan Isolasi Sosial Bisa Picu Masalah Peradangan
Ilustrasi lelaki merasa kesepian (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti telah menemukan bahwa terisolasi secara sosial dan kesepian dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada jurnal Neuroscience & Biobehavioural Reviews.

Melansir India Today, dalam studi ini para peneliti menganalisis 30 penelitian sebelumnya untuk menyelidiki hubungan antara isolasi sosial dan kesepian dengan peradangan di tubuh.

"Hasil kami menunjukkan kesepian dan isolasi sosial terkait dengan penanda peradangan yang berbeda," kata peneliti studi Christina Victor, Profesor di Brunel University di Inggris.

"Ini menunjukkan betapa pentingnya membedakan antara kesepian dan terisolasi, istilah-istilah ini tidak boleh digunakan secara bergantian atau dikelompokkan bersama," imbuhnya.

Menurut peneliti, peradangan muncul dengan kerusakan sistem tubuh yang seharusnya memberi sinyal pada sistem kekebalan. Dengan begitu, peradangan pada akhirnya dapat mulai merusak sel, jaringan, dan organ sehat.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular.

Rasa kesepian melanda usia atau periode orang tertentu. (Shutterstock)
Rasa kesepian melanda usia atau periode orang tertentu. (Shutterstock)

Sementara pada isolasi sosial, para peneliti menemukan bahwa keadaan tersebut dikaitkan dengan keberadaan protein C-reaktif, zat protein yang dilepaskan ke aliran darah dalam beberapa jam setelah cedera jaringan. 

Menariknya, para peneliti juga mengidentifikasi bahwa hubungan antara isolasi sosial dan peradangan fisik lebih mungkin terjadi pada pria daripada wanita.

"Bukti yang kami teliti menunjukkan bahwa isolasi sosial mungkin terkait dengan peradangan, tetapi hasil untuk hubungan langsung antara kesepian dan peradangan kurang meyakinkan," kata peneliti studi Kimberley Smith, Profesor di Universitas Surrey di Inggris.

"Kami yakin hasil ini adalah langkah pertama yang penting dalam membantu kami lebih memahami bagaimana kesepian dan isolasi sosial dapat dikaitkan dengan kesehatan," tambah Smith.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Kesepian saat Pandemi Virus Corona, Bisa Tingkatkan Kebiasaan Merokok

Efek Kesepian saat Pandemi Virus Corona, Bisa Tingkatkan Kebiasaan Merokok

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Generasi Z Rentan Alami Kesepian Selama Pandemi, Apa Alasannya?

Generasi Z Rentan Alami Kesepian Selama Pandemi, Apa Alasannya?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:00 WIB

Hits: Viral Street Food Kerak Nasi, Generasi Z Rentan Kesepian

Hits: Viral Street Food Kerak Nasi, Generasi Z Rentan Kesepian

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:13 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB