Studi: Nutrisi Seimbang Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental dan Kemampuan Otak

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:08 WIB
Studi: Nutrisi Seimbang Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental dan Kemampuan Otak
Makan sehat untuk mental sehat

Suara.com - Mendapatkan nutrisi seimbang ternyata tak hanya bermanfaat untuk tubuh, namun juga mental dan fungsi otak. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi yang diterbitkan pada Scientific Reports.

Melansir Healthshots, sebuah studi double-blind tersebut meneliti keefektifan nutrisi dan olahraga yang optimal untuk meningkatkan kebugaran dan kinerja kognitif.  Penelitian dilakukan pada 148 pria dan wanita yang aktif di Angkatan Udara Amerika Serikat selama dua minggu.

Kedua kelompok melakukan program pelatihan yang sama, termasuk program latihan seimbang yang terdiri dari latihan aerobik dan ketahanan selama lima hari dalam seminggu. Selain program pelatihan, satu kelompok diberi prototipe minuman bergizi, kelompok lainnya mendapat plasebo.

Studi tersebut menunjukkan bahwa olahraga yang dibersamai dengan penambahan minuman nutrisi berprotein tinggi mengandung lutein, asam lemak omega-3, fosfolipid, vitamin D, dan beta-hidroksi-beta-metil butirat (HMB) menyebabkan perbedaan signifikan secara statistik dibandingkan dengan kelompok yang hanya olaharaga saja.

"Manfaat olahraga bagi kesehatan fisik dan mental sudah diketahui dengan baik, tetapi penelitian ini menunjukkan bagaimana nutrisi yang optimal juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak," kata penulis utama, Chris Zwilling, PhD, peneliti pascadoktoral.

Ilustrasi: Memasak makanan sehat. (Shutterstock)
Ilustrasi: Memasak makanan sehat. (Shutterstock)

Peneliti mengevaluasi efek kombinasi nutrisi dan rejimen olahraga pada kekuatan, daya tahan, fleksibilitas, fungsi jantung, massa otot tanpa lemak, kecepatan pemrosesan, memori kerja, pemecahan masalah, dan waktu reaksi.

"Kami sangat senang dengan hasilnya karena memberikan wawasan kritis tentang bagaimana perubahan pola makan sederhana dapat membuat perbedaan besar dalam membantu orang menjadi seefisien dan seproduktif mungkin," catat para peneliti.

"Hasil ini menegaskan bahwa dengan menggabungkan nutrisi dan olahraga yang tepat, orang yang menghadapi situasi tekanan tinggi dapat tetap sehat secara fisik dan mental saat mereka sangat membutuhkannya," tambah mereka.

Menurut Adam Strang, Ph.D., dan pemimpin peneliti di Laboratorium Penelitian Angkatan Udara, penelitian ini menegaskan bahwa suplemen nutrisi yang tepat dapat mendukung dan memfasilitasi peningkatan fisik dan mental bila dipasangkan dengan olahraga yang seimbang.

"Kami berharap dapat menggunakan pengetahuan ini sekarang dan di masa depan untuk lebih mempersiapkan rangkaian misi kompleks dan beragam yang mereka hadapi," jata Strang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selalu Bersikap Baik tapi Tak Bahagia, Bisa Jadi Tanda Good Girl Syndrome

Selalu Bersikap Baik tapi Tak Bahagia, Bisa Jadi Tanda Good Girl Syndrome

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:19 WIB

Bersosialisasi selama Pandemi Bikin Tetap Waras, Begini 4 Cara Amannya

Bersosialisasi selama Pandemi Bikin Tetap Waras, Begini 4 Cara Amannya

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 19:05 WIB

Berhenti Berhubungan Seks, Ini Yang Bisa Terjadi Pada Mental Kamu

Berhenti Berhubungan Seks, Ini Yang Bisa Terjadi Pada Mental Kamu

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2020 | 21:10 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB