Hari Polio Sedunia, Ini 7 Fakta Tentang Poliovirus yang Mengerikan

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:52 WIB
Hari Polio Sedunia, Ini 7 Fakta Tentang Poliovirus yang Mengerikan
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

Suara.com - Hari Polio Sedunia diperingati pada 24 Oktober setiap tahunnya. Ini merupakan peristiwa penting yang dirayakan untuk meningkatkan kesadaran akan vaksinasi polio dan pemberantasan polio. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh poliovirus, yang sangat menular dan berbahaya, dan kerap menyerang sistem saraf.

Nah, untuk memahami penyakit ini lebih jauh dan membuat kita semua sadar akan pentingnya hari pemberantasan polio, berikut beberapa fakta mengenai poliovirus, seperti dilansir Parenting Firstcry.

1. Penyebaran dan penularan polio
Polio menyebar terutama melalui feses yang terinfeksi, air yang terkontaminasi (akibat kotoran manusia yang terinfeksi), dan bahkan dapat menyebar dari orang ke orang melalui batuk atau bersin.

2. Menyerang mereka yang sistem kekebalan tubuh yang lemah
Meskipun orang dari segala usia dapat menjadi mangsa penyakit ini, polio terutama menyerang orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti wanita hamil dan anak-anak di bawah usia 5 tahun.

3. Ada dua pola dasar penyakit ini
Jenis pertama adalah penyakit ringan, yang disebut abortive poliomyelitis, yang tidak mempengaruhi sistem saraf pusat (SSP). Tipe kedua lebih kritis, karena secara langsung mempengaruhi SSP dan mungkin paralitik atau non-paralitik. Pada sekitar 95 persen kasus, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa pun.

4. Sindrom pascapolio
Sindrom pascapolio juga merupakan bagian dari penyakit, di mana dalam beberapa kasus, penderita polio kambuh setelah bertahun-tahun sembuh.

5. Penderita alami kelumpuhan
Dalam kasus mereka yang menderita kelumpuhan, 5 hingga 10 persen pasien meninggal jika otot pernapasan mereka juga menjadi tidak dapat bergerak.

6. Tidak dapat disembuhkan
Polio tidak dapat disembuhkan, oleh karena itu pencegahan melalui vaksin sangat penting. Terutama pada bayi yang harus diberikan sesuai jadwal. Seorang anak yang terinfeksi dapat membahayakan anak-anak di semua negara di dunia.

7. Telah berhasil dimusnahkan
Pada tahun 2020, Komisi Global untuk Sertifikasi Pemberantasan Poliomielitis telah menyatakan bahwa virus polio liar tipe 3 telah dimusnahkan secara global. Karena polio tidak ada obatnya, tidak ada cara lain untuk menghentikan penyebarannya selain mengimunisasi bayi kita sedini mungkin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Hari Polio Sedunia, Perang Global Melawan Poliovirus

Sejarah Hari Polio Sedunia, Perang Global Melawan Poliovirus

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:41 WIB

Hari Polio Sedunia, Dua Negara Ini Belum Bebas Polio

Hari Polio Sedunia, Dua Negara Ini Belum Bebas Polio

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 06:17 WIB

Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Benua Afrika Dinyatakan Bebas Polio!

Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Benua Afrika Dinyatakan Bebas Polio!

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:12 WIB

Terkini

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual

Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:46 WIB

×