Sama-sama Menyerang Tulang, Ini Bedanya Osteroporosis dan Osteoarthritis

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:15 WIB
Sama-sama Menyerang Tulang, Ini Bedanya Osteroporosis dan Osteoarthritis
Ilustrasi osteoporosis, tulang keropos. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak diderita terutama oleh lansia, faktanya masih banyak orang yang tidak tahu atau mengenal lebih dalam mengenai apa itu osteoporosis. Penyakit yang dikenal sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam ini seringkali dianggap sama dengan osteoarthritis. Padahal, keduanya sangat berbeda, meski sama-sama menyerang tulang.

Dokter Rehabilitasi Medik dr. Arif Soemarjono,M.D, Sp.KFR, FASCM mengatakan osteoporosis adalah kondisi di mana massa tulang berkurang, atau lebih dikenal dengan pengeroposan tulang, yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah, lalu pada akhirnya menyebabkan kelumpuhan.

Biasanya osteoporosis terjadi karena kurangnya pembentukan tulang yang kuat sejak kecil hingga usia muda, termasuk tubuh yang tidak mendapat asupan kalsium yang cukup.

"Perempuan yang telah mengalami menopause lebih berisiko terkena osteoporosis dibandingkan lelaki. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya kadar estrogen yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang," ujar dr. Arif dalam acara webinar Kalbe, Sabtu (24/10/2020).

Beberapa gejala osteoporosis biasanya berupa berat badan yang menyusut, tinggi badan berkurang, nyeri punggung, hingga perubahan postur tubuh. Di beberapa kasus, orang yang mengidap osteoporosis tidak bisa berjalan normal seperti biasanya, karena ada perubahan struktur tulang di tubuhnya.

Sementara itu, osteoarthritis adalah penyakit peradangan sendi yang bisa disebabkan karena penyakit komorbid atau penyakit penyerta seperti obesitas, tulang membesar (hipertrofi tulang), dan benjolan tulang akibat pertumbuhannya yang berlebih atau pembentukan osteofit maupun spurs.

Berbeda dengan osteoporisis yang gejalanya cenderung tidak terasa sakit sebelum mengalami patah tulang, pada osteoarthritis rasanya sakitnya sangat terasa dan lebih dalam. Tubuh yang kaku juga cenderung sering dialami penderita osteoarthritis, seperti kesulitan menggerakkan jari jemari, atau daerah persendian.

Sedikit kesamaan dengan osteoporosis, osteoarthritis juga kerap dialami mereka yang berusia 60-an ke atas, begitu juga dengan orang yang pernah mengalami cedera akibat terlalu sering melakukan gerakan berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama.

"Banyak upaya yang bisa kita lakukan agar terhindar dari osteoporosis dan osteoarthritis, di antaranya mengonsumsi makanan yang bernutrisi, berjemur di bawah sinar matahari, pola hidup sehat, berolahraga yang tidak membebani sendi seperti berjalan kaki atau bersepeda, serta konsumsi suplemen yang mengandung kalsium mampu membantu memelihara kesehatan tulang,” tutup dr. Arif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Tidak Alami Osteoporosis, Perhatikan Asupan Magnesium Anda!

Agar Tidak Alami Osteoporosis, Perhatikan Asupan Magnesium Anda!

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:21 WIB

Mesti Tahu, Ini Cara Mudah Cegah Osteoporosis Hanya dengan 3S

Mesti Tahu, Ini Cara Mudah Cegah Osteoporosis Hanya dengan 3S

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:40 WIB

Lewat Usia 30, Kepadatan Tulang Akan Berkurang Setiap Tahunnya

Lewat Usia 30, Kepadatan Tulang Akan Berkurang Setiap Tahunnya

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:13 WIB

Terkini

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB