Coba Diet Sirkadian, Pola Makan yang Disesuaikan dengan Jam Alami Tubuh

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Senin, 26 Oktober 2020 | 21:33 WIB
Coba Diet Sirkadian, Pola Makan yang Disesuaikan dengan Jam Alami Tubuh
Ilustrasi makanan sehat untuk jaga imunitas tubuh. (Unsplash)

Suara.com - Untuk menjaga berat badan yang sehat dan mencegah penyakit, penting untuk menjalani pola makan yang sehat. Pemilihan menu makanan memang penting, tetapi waktu makan juga sama pentingnya, menurut studi baru.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Manchester menemukan bahwa waktu makan sama pentingnya dengan apa yang Anda konsumsi.

Berat badan secara langsung berhubungan dengan 'jam internal tubuh', yang disebut dengan ritme sirkadian, dan ini berdampak secara keseluruhan.

Apa itu Ritme Sirkadian?

Otak kita memiliki 'jam' yang memantau semua fungsi tubuh yang terjadi dalam periode 24 jam, lapor The Health Site.

Jam ini membantu tubuh mengatur setiap fungsi biologis yang dikendalikan oleh ritme sirkadian, membantu tubuh melakukan tugas yang sudah terjadwal. Irama ini dipengaruhi oleh terang dan gelap, atau siang dan malam.

Ilustrasi makanan sehat (pexels)
Ilustrasi makanan sehat (pexels)

Misalnya, berdasarkan ritme sirkadian kita tidur pada malam hari dan bangun pada pagi hari, ketika matahari terbit.

Ritme sirkadian yang terganggu menyebabkan pergolakan dalam semua fungsi tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan, termasuk penambahan berat badan, resistensi insulin dan peningkatan risiko penyakit.

Dengan kata lain, Anda mengacaukan sistem tubuh dan menunda produksi melatonin, mengganggu tidur dan merusak kesehatan.

baca juga

Lalu Bagaimana dengan Diet Sirkadian?

Secara sederhana, diet sirkadian adalah cara makan yang dibatasi waktu di mana Anda makan sesuai dengan jam internal tubuh. Faktor alami seperti paparan cahaya dan waktu makan adalah pengaruh terbesar dalam kasus ini.

Anda harus makan sebelum matahari terbenam, yang berarti makan dalam jangka waktu 12 jam dan berpuasa selama 12 jam, sisa waktunya.

Ilustrasi Makanan Jepang (Pixabay/annhein)
Ilustrasi Makanan Jepang (Pixabay/annhein)

Ini baik untuk mereka yang mencoba menurunkan berat badan, menderita diabetes tipe 2 dan ingin mengatur ulang jam internal untuk mendorong tidur yang nyenyak.

Tidak hanya akan meningkatkan kesehatan, diet sirkadian juga membuat Anda lebih waspada dan mengurangi rasa lapar setiap beberapa jam saat sedang diet.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendukung hal ini. Inilah sebabnya mengapa Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memasukkan perubahan pola makan apa pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Protein yang Dapat Menertibkan Ritme Sirkadian

Peneliti Temukan Protein yang Dapat Menertibkan Ritme Sirkadian

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:04 WIB

Insomnia dan Gangguan Ritme Sirkadian, Berbedakah?

Insomnia dan Gangguan Ritme Sirkadian, Berbedakah?

Health | Kamis, 11 Januari 2018 | 12:42 WIB

Ini Jam Kerja Ideal Sesuai Ritme Sirkadian

Ini Jam Kerja Ideal Sesuai Ritme Sirkadian

Lifestyle | Selasa, 29 September 2015 | 09:07 WIB

Terkini

Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!

Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 14:17 WIB

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

×