Studi: Pola Hidup Pasangan Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:30 WIB
Studi: Pola Hidup Pasangan Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Noello Otto)

Suara.com - Pasangan yang sudah menikah atau tinggal bersama bisa memiliki risiko yang sama terkena penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena pola perilaku satu orang mungkin sangat terkait dengan pola orang lain.

Melansir dari Medical Xpress, temuan ini menunjukkan pentingnya menangani perilaku sehat bagi pasangan dalam suatu hubungan. Hasil penelitian telah dipublikasikan di JAMA Network Open.

"Kami tahu banyak tentang faktor risiko kardiovaskular untuk individu tetapi tidak untuk pasangan," kata penulis koresponden Samia Mora, MD, MHS, dari Divisi Pengobatan Pencegahan dan Pengobatan Kardiovaskular Brigham.

Peneliti menganalisis data dari 5.364 pasangan (10.728 individu) antara Oktober 2014 hingga Agustus 2015. Para peneliti menentukan apakah setiap individu berada dalam kategori ideal, menengah, atau buruk untuk masing-masing dari American Heart Association-defined Life's Simple 7 ( LS7) faktor risiko dan perilaku.

LS7 meliputi status merokok, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, skor diet sehat, kolesterol total, tekanan darah, dan glukosa puasa. Tim juga memberi setiap peserta skor kesehatan jantung keseluruhan.

Ketika diperiksa secara individu, lebih dari setengah peserta berada dalam kategori ideal yakni tidak pernah merokok, kadar kolesterol serta gula darah terkntrol. Tetapi lebih dari seperempat individu berada dalam kategori obesitas, aktivitas fisik rendah, dan skor kesehatan jantung yang buruk.

Hanya 12 persen individu berada dalam kategori ideal untuk skor kesehatan jantung.

Ilustrasi Pasangan (Pixabay/Candid_Shots)
Ilustrasi Pasangan (Pixabay/Candid_Shots)

Ketika hasil survei dari pasangan disandingkan, lebih dari setengah pasangan berbagi semua faktor risiko dan perilaku LS7 serta skor kesehatan jantung. Jika salah satu anggota pasangan berada pada kategori ideal, maka anggota kedua cenderung berada dalam kategori ideal begitu juga sebaliknya.

Tim peneliti menemukan bahwa ketika salah satu pasangan berhenti merokok, menurunkan berat badan, meningkatkan aktivitas fisik atau memperbaiki pola makan mereka, maka pasangan lainnya lebih mungkin melakukannya. Hal ini yang kemudian akan berpengaruh pada kesehatan jantung secara keseluruhan.

baca juga

"Daripada memikirkan melakukan perubahan hanya untuk individu, mungkin berguna untuk memikirkan tentang perubahan untuk pasangan atau seluruh keluarga," ujar Mora. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Terong, Ternyata Baik untuk Diet dan Menjaga Kesehatan Jantung

4 Manfaat Terong, Ternyata Baik untuk Diet dan Menjaga Kesehatan Jantung

Jogja | Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:35 WIB

Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Gula Darah, Simak 4 Manfaat Terung

Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Gula Darah, Simak 4 Manfaat Terung

Health | Minggu, 18 Oktober 2020 | 20:12 WIB

Bisa Dilakukan Rutin, Simak 5 Tips Jaga Kesehatan Jantung

Bisa Dilakukan Rutin, Simak 5 Tips Jaga Kesehatan Jantung

Health | Selasa, 29 September 2020 | 16:54 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×