Bukan Hanya Obat Kuat, Ternyata Ini Manfaat Lain Pasak Bumi

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:13 WIB
Bukan Hanya Obat Kuat, Ternyata Ini Manfaat Lain Pasak Bumi
Pasak Bumi yang populer juga disebut Tongkat Ali. (Shutterstock)

Suara.com - Pasak bumi atau tongkat ali merupakan salah satu tumbuhan yang dikenal sebagai obat kuat bagi kaum lelaki. Kandungannya sering ditemui pada aneka jamu untuk kejantanan lelaki.

Tapi, selain dikenal sebagai obat kuat, tanaman herbal ini juga memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya. Hal ini tak lepas dari kandungannya yang terdiri dari beragam antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Tak heran jika pasak bumi juga banyak diolah menjadi suplemen herbal, minuman berenergi, jamu, hingga kopi dan teh.

Dikutip dari Alodokter, ini dia beragam manfaat yang bisa didapat dari tanaman pasak bumi.

1. Menambah gairah seksual
Pasak bumi memiliki khasiat sebagai afrodisiak, yaitu meningkatkan libido atau gairah seksual. Tanaman ini juga diketahui mampu merangsang produksi dan kinerja hormon testosteron yang merupakan hormon seks pada lelaki.

Berbagai studi menunjukkan bahwa lelaki yang mengonsumsi ekstrak pasak bumi dapat mengalami peningkatan hormon testosteron dan gairah seksual. Selain itu, konsumsi ekstrak tanaman herbal ini secara rutin juga dapat meningkatkan volume, konsentrasi, dan pergerakan sperma, sehingga dapat meningkatkan kesuburan.

2. Meningkatkan massa otot
Khasiat pasak bumi lainnya adalah meningkatkan massa otot dan performa fisik. Sebuah riset menyebutkan bahwa konsumsi ekstrak pasak bumi sebanyak 100 mg per hari selama 5 minggu, dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot lelaki serta memperbaiki performa fisik saat berolahraga.

3. Menjaga stamina dan energi
Senyawa quassinoid yang terkandung dalam pasak bumi dipercaya bisa menambah energi, mengatasi kelelahan, dan meningkatkan stamina tubuh. Meski demikian, efektivitas pasak bumi sebagai penambah energi dan stamina masih perlu dilakukan konsultasi bersama dokter.

4. Meredakan stres
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasak bumi dapat membantu meredakan stres. Beragam kandungan dalam pasak bumi diketahui mampu menurunkan hormon kortisol, yaitu hormon yang diproduksi saat seseorang sedang stres. Selain itu, konsumsi pasak bumi juga dipercaya dapat memperbaiki mood atau suasana hati.

5. Menurunkan kadar gula darah
Di beberapa negara, seperti Malaysia dan India, pasak bumi secara tradisional sudah digunakan untuk mengobati diabetes. Sebuah riset membuktikan pasak bumi mampu menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki kinerja hormon insulin, yaitu hormon yang berperan untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

baca juga

6. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Eurycomanone merupakan salah satu senyawa yang terkandung dalam pasak bumi. Senyawa tersebut diketahui memiliki efek antikanker, sehingga mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Selain berbagai manfaat di atas, pasak bumi juga diketahui dapat mengatasi peradangan, menurunkan tekanan darah, membasmi parasit plasmodium penyebab malaria, dan membunuh bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biasa untuk Pria, Begini Efeknya Jika Obat Kuat Viagra Dikonsumsi Perempuan

Biasa untuk Pria, Begini Efeknya Jika Obat Kuat Viagra Dikonsumsi Perempuan

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 03:15 WIB

Studi Terbaru: Obat Kuat Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Kanker Usus

Studi Terbaru: Obat Kuat Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Kanker Usus

Tekno | Senin, 24 Agustus 2020 | 11:30 WIB

Lebih Maha dari Emas, Jamur Viagra Himalaya Terancam Punah

Lebih Maha dari Emas, Jamur Viagra Himalaya Terancam Punah

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:56 WIB

Terkini

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:56 WIB

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:50 WIB

×