Awas! Riasan Halloween Bisa Picu Infeksi Mata dan Kerusakan Gigi

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:00 WIB
Awas! Riasan Halloween Bisa Picu Infeksi Mata dan Kerusakan Gigi
Ilustrasi Halloween. (Pexels/Public Domain Picture)

Suara.com - Momen Halloween juga dikenal sebagai Allhalloween, selalu dirayakan setiap 31 Oktober. Pada momen ini, biasanya sejumlah orang merias diri layaknya hantu atau hal-hal menyeramkan lainnya.

Kebanyakan anak muda biasanya menggunakan taring palsu pada giginya agar terlihat lebih menyeramkan. Sayangnya, tren merias diri menyeramkan ini bisa memicu risiko kesehatan sangat besar.

Kondisi ini terjadi jika riasan terlalu meggosok permukaan mata atau alat pelengkap untuk rias merusak giginya.

Ilustrasi Lensa Kontak (Pixabay)
Ilustrasi Lensa Kontak (Pixabay)

Bahaya lensa kontak untuk Halloween

Penelitian oleh kelompok rumah sakit mata Optegra menunjukkan 42 persen peserta tidak menyadari bahwa perayaaan halloween bisa merusak maka akibat lensa kontak. Lalu, 12 persen orang mengalami infeksi mata akibat berbagi riasan gaun halloween.

"Hal ini mengkhawatirkan bahwa remaja dan dewasa muda menempatkan diri mereka pada risiko masalah kesehatan," kata Mr Amir Hamid, Direktur Medis di Optegra dikutip dari Express.

Amir Hamid mengatakan setiap orang yang mengubah warna pupil atau menbuat darah kental palsu saat perayaan helloween, akan berisiko terkena infeksi dan kerusakan pada permukaan mata.

"Kami memeringatkan siapa pun yang menggunakan lensa kontak, bahkan perias mata ini bisa menyebabkan infeksi yang mengancam penglihatan serius," jelas Amir.

Selain infeksi, pemakaian lensa kontak juga berisiko membuat permukaan mata tergores saat memasang dan melepaskan, terutama bagi orang yang belum terbiasa.

Jika lensa kontak diresepkan oleh dokter, ahli biasanya akan berhati-hati memiliki bahan lensa kontak yang sesuai dengan kondisi mata pasien.

Ahli optik pasti akan melihat ketebalan kornea pasien, tingkat kekeringan dan sebagainya. Tapi, lensa kontak mata biasa tentu tidak mempertimbangkan semua hal itu dan bisa memberikan efek kurang baik dalam beberapa jam pemakaian.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan pigmen warna tidak ditempatkan di dalam lapisan bening pada banyak lensa, melainkan tempat di permukaan lensa yang bisa memengaruhi kesehatan mata.

"Meski demikian, Anda mengalami risiko yang besar saat memakainya. Anda harus segera melepaskan bila mengalami iritasi, kemerahan atau gejala merugikan lainnya," jelasnya.

Amir menyarankan seseorang meminta anjuran ahli optik untuk memilih lensa kontak sesuai dengan kondisi matanya. Selain itu, Anda juga dilarang keras berbagi lensa kontak dengan orang lain.

Karena, beberapa lensa kontak bisa lebih besar dari pupil maka. Sehingga memakainya bisa mengenai bagian permukaan putih mata yang sangat halus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Rencana Liburan Halloween? 5 Pulau Berhantu Ini Bisa Anda Kunjungi

Punya Rencana Liburan Halloween? 5 Pulau Berhantu Ini Bisa Anda Kunjungi

Batam | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:24 WIB

Tahu Ibu Meninggal Dunia, Bocah Menangis Terisak-isak: Janji Salat 5 Waktu

Tahu Ibu Meninggal Dunia, Bocah Menangis Terisak-isak: Janji Salat 5 Waktu

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:03 WIB

Suka Hal Menyeramkan, 4 Zodiak Pemberani Ini Tak Sabar Sambut Halloween

Suka Hal Menyeramkan, 4 Zodiak Pemberani Ini Tak Sabar Sambut Halloween

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:22 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB