Jangan Asal, Ini Tips Membedong Bayi yang Aman

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:13 WIB
Jangan Asal, Ini Tips Membedong Bayi yang Aman
Ilustrasi membedong bayi. (Elements Envato)
  1. Bentangkan selimut atau bedongan di atas permukaan rata membentuk bangun belah ketupat.
  2. Lipat sudut bagian atas ke arah bawah sekitar 15 cm.
  3. Tempatkan bayi di atas selimut menghadap ke atas. Tempatkan kepala bayi di atas bagian selimut yang terlipat, dan letakkan tubuhnya memanjang lurus ke bawah menuju sudut bagian bawah.
  4. Luruskan lengan kiri bayi, kemudian ambil sisi kiri selimut dan bungkus lengan dan dada kiri bayi. Setelah itu, selipkan selimut di bawah lengan dan punggung bagian kanan. Pada langkah ini, tangan bayi bagian kiri sudah terbungkus, tetapi tangan kanannya masih bebas bergerak.
  5. Lipat bagian bawah selimut bayi ke atas tubuh bayi, dan selipkan di bawah lipatan pertama, tepat di bawah dagunya.
  6. Luruskan lengan kanan bayi dan tarik sisi kanan selimut ke tubuh dan selipkan di bawah sisi bagian kiri.
  7. Putar dengan lembut bagian bawah selimut dan selipkan di bawah bayi. Anda juga bisa mengikat longgar ujung selimut pada bagian kaki bayi agar bedongan tidak terlepas.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan saat Membedong Bayi
Ketika membedong bayi, ada beberapa tips yang perlu Anda ketahui agar bayi senantiasa aman.

  • Posisi bayi telentang ketika hendak dibedong.
  • Bedong bayi dengan kencang, bukannya ketat. Pastikan 2-3 jari Anda masih bisa masuk ke dalam bedongan.
  • Untuk bagian bawah, pastikan kaki bayi masih dapat menekuk dengan bebas.
  • Jangan membedong bayi secara terus menerus. Setelah bayi berusia 1 bulan, mulai kurangi intensitas bedongan secara berkala.
  • Ketika sedang menyusui, lepaskan bedongan si kecil.
  • Bedong bayi dengan kain yang lembut dan nyaman.
  • Jika bayi terlihat kepanasan, segera buka bedongan bayi.
  • Untuk awal, bedong bayi dengan rutin ketika hendak tidur siang ataupun malam agar bayi mengenali jam tidurnya.

Demikianlah informasi tentang cara dan tips membedong bayi secara aman. Setelah si kecil berusia 2 bulan, Anda bisa menghentikan rutinitas membedong bayi agar ia bisa bergerak secara aktif.

Sumber:
https://id.theasianparent.com/cara-bedong-bayi

Baca juga:
https://id.theasianparent.com/cara-membuat-anak
https://id.theasianparent.com/gejala-ispa

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Jambu Biji untuk Perkembangan Bayi

5 Manfaat Jambu Biji untuk Perkembangan Bayi

Video | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Bayi yang Baru Lahir Harus Dibedong agar Kaki Lurus, Mitos atau Fakta?

Bayi yang Baru Lahir Harus Dibedong agar Kaki Lurus, Mitos atau Fakta?

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 09:00 WIB

Studi: Membedong Bayi Bisa Sebabkan Kematian Mendadak

Studi: Membedong Bayi Bisa Sebabkan Kematian Mendadak

Health | Rabu, 11 Mei 2016 | 18:31 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB