Seluk Beluk Seputar Water Birth yang Perlu Anda Tahu

Vania Rossa

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 11:30 WIB
Seluk Beluk Seputar Water Birth yang Perlu Anda Tahu
Ilustrasi water birth (Shutterstock)

Suara.com - Water birth menjadi salah satu metode persalinan yang sedang tren dan mulai diminati sebagian ibu muda. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud persalinan dengan metode water birth? Adakah risiko yang perlu diwaspadai? Yuk, simak informasi dari The Asian Parent berikut ini.

Persalinan dengan Metode Water Birth
Persalinan dengan water birth umumnya dilakukan dengan cara berendam di dalam sebuah bak air berisi air hangat. Cara ini dipercaya mampu meredakan rasa sakit luar biasa yang muncul saat melahirkan.

Water birth umumnya dilakukan di rumah, tanpa obat-obatan ataupun anestesi. Manfaat metode persalinan ini bahkan sudah diakui oleh The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), yakni dapat membantu mempersingkat durasi persalinan dan mengurangi kebutuhan akan epidural atau pereda nyeri tulang belakang lainnya.

Akan tetapi, ACOG tidak merekomendasikan untuk melakukan water birth melampaui tahap pertama persalinan dan ketika serviks sepenuhnya melebar.

Manfaat Melakukan Persalinan dengan Metode Water Birth
Walaupun masih menjadi perdebatan banyak pihak, ada beberapa manfaat yang perlu Anda ketahui terkait dengan water birth, yakni:

  • Mempersingkat waktu persalinan
  • Menurunkan tekanan darah sehingga meringankan level kecemasan ibu yang melahirkan
  • Mengurangi risiko vagina robek
  • Menekan produksi hormon stres sehingga ibu bisa merasa lebih nyaman

Risiko Melahirkan dengan Water Birth
Setelah mengetahui manfaat dari persalinan secara water birth, Anda juga harus tahu risiko atau dampak buruk yang mungkin terjadi ketika memutuskan untuk melakukan persalinan dengan metode ini.

Metode water birth memiliki beberapa risiko pada bayi yang baru saja dilahirkan, misalnya:

  • Kejang
  • Bayi susah bernapas
  • Suhu tubuh bayi menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Meskipun jarang terjadi, bayi yang lahir di dalam air berisiko mengalami infeksi maupun penyakit tertentu
  • Tali pusat bayi rusak saat diangkat ke permukaan air
  • Komplikasi serius pada pernapasan bayi

Syarat untuk Melakukan Persalinan dengan Metode Water Birth
Water birth tentunya tidak bisa dilakukan secara serampangan. Ada beberapa syarat yang mesti dimiliki ibu hamil untuk bisa memutuskan melakukan persalinan dengan metode water birth.

ACOG merekomendasikan metode water birth dilakukan pada usia kehamilan antara 37 hingga 41 minggu, dengan beberapa persyaratan lainnya, seperti:

baca juga
  • Termasuk kehamilan berisiko rendah, tidak menderita tekanan darah tinggi atau diabetes gestasional
  • Cairan ketuban jernih
  • Posisi kepala bayi menunduk
  • Memiliki persalinan prematur
  • Pernah melakukan operasi caesar lebih dari sekali
  • Tidak berusia di bawah 17 tahun atau lebih dari 35 tahun
  • Tidak memiliki beberapa komplikasi kehamilan, diabetes gestasional
  • Tidak memiliki kehamilan bayi kembar
  • Tidak memiliki ukuran bayi terlalu besar
  • Posisi bayi tidak sungsang
  • Tidak memiliki penyakit infeksi
  • Suhu tubuh ibu tidak lebih dari 39 derajat Celcius.
  • Tidak terjadi perdarahan yang berlebihan
  • Tidak kesulitan melacak detak jantung bayi
  • Tidak memiliki riwayat distosia bahu

Persiapan Persalinan dengan Metode Water Birth di Rumah
Ketika memutuskan untuk melakukan persalinan dengan metode water birth, tentunya ada persiapan yang perlu dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa persiapan yang perlu ada ketika Anda memutuskan untuk melakukan persalinan water birth di rumah.

1. Peralatan untuk Mendukung Proses Water Birth
- Bak Air
Gunakan bak air yang cukup besar sehingga Anda bisa duduk dengan nyaman di dalamnya. Pastikan batas tinggi air mampu mencapai ketiak Anda ketika sedang duduk di dalamnya.

- Ruangan Persalinan
Sediakan ruangan khusus untuk melakukan proses water birth dengan tenang dan fokus.

- Sumber Air
Air yang dipakai untuk persalinan water birth sebaiknya bersih, memiliki suhu berkisar 35-38 derajat Celcius, dan campur dengan secangkir garam untuk mencegah kulit menjadi keriput saat berlama-lama di dalam air.

2. Tenaga Kesehatan
Selain peralatan yangs udah disebutkan di atas, Anda juga perlu memastikan adanya tenaga kesehatan yang mau menemani proses persalinan water birth di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Persalinan Maia Estianty Masih Disimpan Ahmad Dhani

Video Persalinan Maia Estianty Masih Disimpan Ahmad Dhani

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:33 WIB

13 Gerakan untuk Mempercepat Persalinan pada Ibu Hamil

13 Gerakan untuk Mempercepat Persalinan pada Ibu Hamil

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Demi Persalinan Optimal, Ibu Hamil Perlu Konsumsi dan Lakukan Ini

Demi Persalinan Optimal, Ibu Hamil Perlu Konsumsi dan Lakukan Ini

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 05:27 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB