Houston Coba Transfusi Darah untuk Pasien Virus Corona, Cek Cara Kerjanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:52 WIB
Houston Coba Transfusi Darah untuk Pasien Virus Corona, Cek Cara Kerjanya!
Ilustrasi transfusi darah (FreeDigitalPhotos/Mack2 Happy)

Suara.com - Sampai sekarang masih belum ada obat, vaksin atau terapi yang disetujui WHO untuk membantu pasien virus corona Covid-19.

Tapi dilansir dari India Times, ada begitu banyak metode pengobatan virus corona Covid-19 yang sedang diuji belakangan ini. Sebuah rumah sakit di Houston telah melakukan terapi transfusi darah untuk menangani pasien virus corona.

Pertama kali di Amerika Serikat, darah yang diambil dari pasien sembuh virus corona Covid-19 digunakan untuk merawat pasien lain yang belum sembuh.

Pendonor plasma darah tersebut juga dipantau di rumah sakit dan harus dalam kondisi kesehatan baik selama 2 minggu berturut-turut.

Proses transfusi darah ini disebut terapi serum penyembuhan. Proses ini telah digunakan dalam pengobatan flu Spanyol, polio, campak, dan gondongan yang terbukti berhasil.

Ilustrasi darah. (Pixabay)
Ilustrasi darah. (Pixabay)

Cara kerja transfusi darah untuk pasien virus corona

Terapi transfusi darah ini berdasarkan pada prinsip imunitas pasif. Setiap pasien yang sembuh dari virus corona Covid-19 bisa melakukannya dengan bantuan antibodi yang dibangun oleh sistem kekebalan tubuhnya.

Kini, bila plasma atau darah pasien yang sudah sembuh dimasukkan ke dalam tubuh pasien virus corona Covid-19, para dokter berharap sistem kekebalan pasien virus corona itu bisa diperkuat dengan antibodi.

Karena tidak ada vaksin atau obat untuk virus corona ini, keberhasilan infus plasma darah akan mempercepat pengobatan pasien virus corona. Di sisi lain, sudah cukup para petugas kesehatan membahayakan keselamatannya selama merawat pasien.

baca juga

Terkait dengan kesulitan untuk vaksin virus corona, tetapi para ilmuwan telah memperingatkan bahwa produk itu membutuhkan waktu setidaknya satu tahun.

Infus plasma adalah pilihan yang paling memungkinkan untuk menampung jumlah kasus positif virus corona. Pekan lalu, Badan Pengawat Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mendapat izin untuk melakukan terapi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Brasil: Orang yang Tolak Pakai Masker Punya Sifat Antisosial

Peneliti Brasil: Orang yang Tolak Pakai Masker Punya Sifat Antisosial

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:45 WIB

Soal Pelanggaran Prokes Covid-19, Rocky: Pemerintah Gagal Yakinkan Publik

Soal Pelanggaran Prokes Covid-19, Rocky: Pemerintah Gagal Yakinkan Publik

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:40 WIB

Pengakuan Pasien Covid-19: Salah Input Hasil Lab Hingga Tagihan Rp10 Juta

Pengakuan Pasien Covid-19: Salah Input Hasil Lab Hingga Tagihan Rp10 Juta

Batam | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan

Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Siapa Pejabat Pusat yang Resmikan Pacu Jalur 2026? Ini Kata Plt Bupati Kuansing

Siapa Pejabat Pusat yang Resmikan Pacu Jalur 2026? Ini Kata Plt Bupati Kuansing

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:06 WIB

BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Bisnis

BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Bisnis

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran

Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai

Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai

Sumut | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan

Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime

Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:03 WIB

RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026

RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026

Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:57 WIB

×