Kaki Sering Dingin Tanpa Sebab? Waspada Masalah Saraf hingga Anemia

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Senin, 02 November 2020 | 12:45 WIB
Kaki Sering Dingin Tanpa Sebab? Waspada Masalah Saraf hingga Anemia
Ilustrasi kaki kedinginan. (Shutterstock)

Suara.com - Kaki dingin umumnya terjadi saat Anda berada di wilayah dengan cuaca dingin. Kondisi ini bisa diatasi dengan mudah menggunakan kaos kaki atau selimut.

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat kaki Anda dingin tanpa sebab. Melansir dari Insider, jika Anda mengalami hal tersebut maka perlu curiga bahwa mungkin Anda menderita kondisi kesehatan tertentu, antara lain:

1. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah kondisi yang menyebabkan timbunan lemak di arteri dan membuat aliran darah tidak begitu cukup ke kaki. Hal ini yang menyebabkan buruknya sirkulasi darahdalam tubuh.

"Arteri di kaki Anda adalah yang terkecil yang berarti paling mungkin terkena dampak pertama. Ketika arteri ini tersumbat, Anda bisa mengalami kaki yang dingin dan terkadang nyeri," kata Danielle DesPres, DPM, Board Certified Foot & Ankle Surgeon & Ahli penyakit kaki di NYC di fakultas di New York College of Podiatric Medicine.

2. Neuropati Diabetes

Meskipun diabetes itu sendiri mungkin tidak menyebabkan kaki dingin, beberapa orang dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 mengalami kerusakan saraf atau neuropati di kaki mereka. Kerusakan saraf ini dapat mengganggu saraf yang mendeteksi suhu di kaki sehingga menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan.

3. Penyakit Raynaud

Penyakit Raynaud adalah kondisi langka yang menyebabkan pembuluh darah di tangan dan kaki menyempit setiap kali merasa kedinginan atau stres.

Ketika kambuh, darah tidak bisa sampai ke tangan dan kaki yang mungkin membuatnya terasa lebih dingin dan terlihat putih atau kebiruan. Orang yang tinggal di iklim yang lebih dingin lebih mungkin untuk menderita penyakit Raynaud.

4. Neuropati Perifer

Neuropati perifer mengacu pada segala kondisi yang menyebabkan kerusakan saraf pada sistem saraf tepi. Sistem saraf tepi terdiri dari semua saraf di tubuh Anda kecuali yang ada di otak dan sumsum tulang belakang. Saraf ini bertugas untuk mengirimkan sinyal dari otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh Anda.

"Ketika seseorang menderita neuropati, sarafnya rusak dan dapat menyebabkan perasaan mati rasa, rasa panas sedingin es, dan kesemutan di kaki. Sensasi abnormal inilah yang dapat membuat seseorang merasa seolah-olah kaki mereka membeku karena saraf mereka memproduksi. sensasi abnormal," kata DesPres.

Ilustrasi kaki di atas ranjang. (Shutterstock)
Ilustrasi kaki dingin. (Shutterstock)

5. Anemia

Anemia menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit sel darah merah dari biasanya. Kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah masalah, termasuk kaki dingin kronis.

"Jika tubuh Anda tidak menghasilkan cukup hemoglobin, maka tubuh tidak akan mampu menghasilkan cukup sel darah merah kaya oksigen untuk menjaga kaki Anda tetap hangat," kata DesPres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alergi Dingin, Pria Ini Nyaris Meninggal Akibat Alami Gejala Serius!

Alergi Dingin, Pria Ini Nyaris Meninggal Akibat Alami Gejala Serius!

Health | Senin, 02 November 2020 | 08:43 WIB

Mencegah Bau, Thailand Kembangkan Kaus Kaki Inovatif Anti Bakteri

Mencegah Bau, Thailand Kembangkan Kaus Kaki Inovatif Anti Bakteri

Health | Senin, 02 November 2020 | 06:55 WIB

4 Masalah Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Kulit Ayam

4 Masalah Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Kulit Ayam

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB