Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Serangan Jantung? Ini Faktanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 19:00 WIB
Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Serangan Jantung? Ini Faktanya!
Ilustrasi bersepeda

Suara.com - Saat ini bersepeda sedang menjadi olahraga yang paling populer dan digemari banyak orang selama pandemi virus corona Covid-19.

Olahraga sepeda ini memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya menjaga kardiovaskular. Tapi, beberapa orang mungkin masih mengira olahraga bersepeda buruk untuk kesehatan jantung dengan meningkatkan detaknya.

Apalagi muncul sebuah laporan penelitian di Daily Mail yang mempertanyakan alasan olahraga bersepeda menjadi penyebab terbesar serangan jantung.

Laporan itu menganalisis 36 studi ilmiah tentang faktor-faktor yang memicu serangan jantung. Tapi, banyak orang justru salah paham dengan laporan ini dan berhenti bersepeda.

"Anda tidak bisa menyimpulkan hal itu dari analisis kami. Saya tidak setuju bahwa bersepeda bukan olahraga yang baik untuk kesehatan. Karena, aktivitas fisik apapun adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit kronis," kata Prof Tim Nawrot, salah satu penulis laporan studi dari Hasel University di Belgia dikutip dari The Guardian.

Ilustrasi bersepeda. (Pexels)
Ilustrasi bersepeda. (Pexels)

Nawrot menjelaskan bahwa penelitian itu mencari tahu tentang pemicu akhir serangan jantung. Secara umum, orang-orang yang mengalami serangan jantung setelah bersepeda karena mereka sudah memiliki risiko tersebut.

Penyebab jangka panjang serangan jantung berbeda dengan pemicu dan faktor risikonya, yang termasuk obesitas, kebiasaan merokok, minum alkohol, usia dan riwayat keluarga.

Aktivitas fisik dan paparan lalu lintas hanya faktor yang memicu masalah jantung itu muncul. Bahkan, kurang kuat jika menyebut bersepeda bisa menyebabkan serangan jantung.

"Bersepeda ke kantor untuk bekerja atau pergi ke sekolah jauh lebih baik. Jika semua orang melakukannya, maka udara mungkin lebih bersih," jelasnya.

Judy O'Sullivan, perawat jantung senior di British Heart Foundation, juga mengatakan polusi udara dan asap lalu lintas bisa memperburuk kondisi jantung yang ada.

Jika jantung Anda sehat, akan jauh lebih banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dari bersepeda atau olahraga lainnya daripada duduk di rumah dengan jendela tertutup.

Jadi, cobalah pergi ke tempat kerja menggunakan sepeda untuk mengurangi polusi udara sekaligus meningkatkan kesehatan Anda. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa bersepeda bukan penyebab utama serangan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ki Seno Meninggal Usai Bersepeda, Ini 5 Penyebab Nyeri Dada saat Olahraga

Ki Seno Meninggal Usai Bersepeda, Ini 5 Penyebab Nyeri Dada saat Olahraga

Health | Rabu, 04 November 2020 | 15:58 WIB

Videografis: Rekomendasi Olahraga di Rumah saat Pandemi Covid-19

Videografis: Rekomendasi Olahraga di Rumah saat Pandemi Covid-19

Video | Rabu, 04 November 2020 | 13:00 WIB

Termasuk Atasi Kelelahan, Simak 6 Manfaat Mendengarkan Musik bagi Kesehatan

Termasuk Atasi Kelelahan, Simak 6 Manfaat Mendengarkan Musik bagi Kesehatan

Health | Rabu, 04 November 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB