Duh, Pneumonia Jadi Sebab Kematian Tertinggi pada Balita

Kamis, 05 November 2020 | 15:55 WIB
Duh, Pneumonia Jadi Sebab Kematian Tertinggi pada Balita
Ilustrasi pneumonia [shutterstock]

Suara.com - Pneumonia atau yang lebih dikenal dengan radang paru-paru merupakan penyebab kematian balita dan anak terbesar di Indonesia. Padahal penyakit ini bisa dicegah dan diobati. Sayangnya masih ada saja pasien yang jadi korban, khususnya anak

Itulah mengapa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjadikan program penanganan pneumonia sebagai salah satu prioritas.

"Kita tahu pneumonia ini penyebab pertama kematian pada bayi dan anak atau balita di bawah usia 5 tahun, sehingga inilah yang menjadi dasar mengapa kemudian pneumonia ini jadi salah satu program prioritas kementerian kesehatan," ujar Direktur Penyakit Tular Vektor Kementerian Kesehatan Nadia Wiweko dalam acara webinar, Kamis (5/11/2020).

Mengutip situs UNICEF Indonesia, pada tahun 2018, diperkirakan terjadi sekitar 19.000 anak meninggal dunia akibat pneumonia. Estimasi global menunjukkan bahwa setiap satu jam ada 71 anak di Indonesia yang tertular pneumonia.

Cegah anak kena pneumonia, peran orangtua penting banget lho! (Suara.com/Vessy Frizona)
Cegah anak kena pneumonia, peran orangtua penting banget lho! (Suara.com/Vessy Frizona)

Nadia mengatakan, Indonesia punya agenda besar menciptakan generasi emas di tahun 2050. Sehingga segala risiko penyebab sakit dan kematian anak, jadi tanggungjawab pemerintah. 

"Pneumonia adalah penyakit kematian nomor 1 setelah diare, setelah infeksi lainnya," tutur Nadia.

Sementara itu berdasarkan data, separuh dari kematian balita akibat pneumonia terjadi di 5 negara, yakni Nigeria dengan 162.000 kasus, India 127.000 kasus, Pakistan 58.000 kasus, Kongo 40.000 kasus dan Ethiopia 32.000 kasus.

Meski Indonesia tidak ada dalam daftar, bukan berarti bisa jumawa karena Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan kematian balita yang disebabkan pneumonia terbanyak di dunia.

"Di dalam kacamata dunia kesehatan, Indonesia termasuk 10 negara di mana 6 dari kematian yang terjadi disebabkan pneumonia," tutup Nadia.

Baca Juga: Ahli Inggris: Kalahkan Corona, Flu dan Pneumonia 10 Kali Lebih Mematikan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI