Ketahui Manfaat Berjemur Bagi Pasien Psoriasis

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 05 November 2020 | 16:29 WIB
Ketahui Manfaat Berjemur Bagi Pasien Psoriasis
Seseorang menderita Psoriasis (Shutterstock)

Suara.com - Sinar matahari bermanfaat mengaktifkan terbentuknya vitamin D dalam tubuh manusia. Khusus pasien psoriasis atau peradangan kulit, berjemur di bawah sinar matahari sangat dianjurkan asal dilakukan dengan dosis yang pas.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Endi Novianto, Sp. KK. (K) mengatakan bahwa sinar matahari menjadi terapi alami yang bisa dilakukan pasien psoriasis.

"Berjemur adalah salah satu terapi alami. Kita harus dapat sinar marahari diwaktu tepat dan sepanjang hanya dibutuhkan," kata Endi dalam webinar Perhimpunan Dokter Spesialis Dokter Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), Kamis (5/11/2020). 

Namun ia menekankan bahwa pasien psoriasis perlu mengetahui apakah dirinya sensitif pada sinar matahari atau tidak.

Sebab, lanjut dokter Endi, masalah psoriasis termasuk penyakit autoimun yang jika pasien sensitif dengan sinar matahari, maka ia berisiko mengalami masalah kulit terbakar.

"Jangan dilakukan pada orang yang punya riwayat sensitif pada sinar matahari misalnya seperti penyakit lupus. Tandanya orang sensitif sinar matahari jika kena sinar matahari kulitnya jadi merah," paparnya.

Untuk mengetahui apakah kulit sensitif atau tidak, Dokter Endi menyarankan untuk berjemur selama lima menit terlebih dahulu. Jika tidak terjadi apa-apa pada kulit, tidak ada kemerahan atau tidak merasa terbakar, maka berjemur bisa dilakukan selama maksimal 15 menit. 

Ingat bahwa berjemur jangan dilakukan terlalu sering serta tetap memerhatikan kadar indeks sinar UV untuk mencegah kulit terbakar dan risiko penyakit kanker kulit. 

"Dari handphone sekarang kita bisa lihat indeks sinar UV antara 6-8 itu saat tepat untuk berjemur. Dimulai 5 menit dulu kalau gak masalah, gak terbakar, gak kemerahan lanjutkan 6 menit berikutnya. Cukup 3 kali seminggu untuk mendapatkan manfaat berjemur. Sekaligus menaikan vitamin D. Vitamin D punya efek bagus untuk psoriasis," paparnya.

Dikutip Suara.com dari Alodokter.com, psoriasis adalah peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas yang kerap disertai dengan gatal dan nyeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Jawab Penyebab Bintil di Kulit Pasien HIV AIDS

Dokter Jawab Penyebab Bintil di Kulit Pasien HIV AIDS

Bali | Kamis, 05 November 2020 | 11:46 WIB

Kulit Bersisik Bisa Muncul karena Radang Tenggorokan? Ini Penjelasan Dokter

Kulit Bersisik Bisa Muncul karena Radang Tenggorokan? Ini Penjelasan Dokter

Kalbar | Rabu, 04 November 2020 | 18:53 WIB

Alasan Kenapa Pasien dengan HIV AIDS Kerap Alami Bintil di Kulit

Alasan Kenapa Pasien dengan HIV AIDS Kerap Alami Bintil di Kulit

Health | Rabu, 04 November 2020 | 15:58 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB