Kotoran Telinga Bisa Ukur Tingkat Stres dan Depresi, Begini Caranya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 07 November 2020 | 09:00 WIB
Kotoran Telinga Bisa Ukur Tingkat Stres dan Depresi, Begini Caranya!
Cotton bud, kotoran telinga (Pixabay/pisauikan)

Suara.com - Para ahli menemukan suatu alat yang bisa mengukur tingkat stres dan risiko depresi seseorang melalui kotoran telinga. Alat ini bernama Earwax yang bekerja dengan mengumpulkan sampel dari kotoran telinga untuk diuji di laboratorium.

Setelah para ilmuwan menerima sampel, mereka akan mengukur kadar hormon kortisol yang memicu stres melalui kotoran telinga tersebut.

Kortisol dikenal sebagai hormon yang dirancang untuk memberi tahu otak atau tubuh dalam kondisi bahaya. Hormon ini juga membantu mengatur tekanan darah dan membantu mengontrol tidur Anda.

Para ahli di University College London dan King's College London mengatakan bahwa kadar hormon yang tinggi bisa digunakan untuk mendeteksi depresi dan membantu dokter menyingkirkan penyakit lain.

Andres Herane-Vives, yang memimpin penelitian tersebut mengaku memiliki cara unik dalam mengukur kadar kortisol seseorang. Ia mengatakan kotoran telinga bisa menjadi indikator yang paling stabil.

Ilustrasi Depresi (Pixabay)
Ilustrasi Depresi (Pixabay)

"Kami tidak memiliki tes laboratorium untuk depresi. Tapi, kami berpikir bahwa depresi klasik, biologis dan melankolik berkaitan dengan peningkatan kortisol kronis. Kondisi ini berpotensi untuk membedakannya dari gangguan lain," jelas Andres dikutip dari The Sun.

Menurut Andres, kadar kortisol dalam kotoran telinga lebih stabil daripada bagian tubuh lain. Sehingga ia bisa mengambil sampelnya dan mengujinya dengan cepat, murah serta efektif.

Tapi, mengembangkan pengukuran hormon ini sulit karena kadar kortisol bisa berfluktuasi dengan cepat dan sulit untuk mengukurnya dalam jangka panjang.

Para ahli pun berharap metode tes ini bisa membantu para profesional medis memahami hubungan depresi dan kortisol. Apalagi tes ini hanya menggunakan alat seperti cotton bud, sehingga tidak terasa aneh bagi mereka yang ingin menjalaninya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja yang Ikut Kegiatan Ekstrakulikuler Punya Kesehatan Mental Lebih Baik

Remaja yang Ikut Kegiatan Ekstrakulikuler Punya Kesehatan Mental Lebih Baik

Health | Kamis, 05 November 2020 | 11:34 WIB

Dipasung Dekat Kandang Kambing, Eks-TKW Malah Jadi Tempat Pelampiasan Nafsu

Dipasung Dekat Kandang Kambing, Eks-TKW Malah Jadi Tempat Pelampiasan Nafsu

Kaltim | Kamis, 05 November 2020 | 07:55 WIB

Perempuan Dipasung: Siang Disetubuhi Pelajar, Malam Dinodai Satpam

Perempuan Dipasung: Siang Disetubuhi Pelajar, Malam Dinodai Satpam

News | Rabu, 04 November 2020 | 18:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×