Journal of Medical Virology: Obat Kumur Minimalisir Infeksi Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 07 November 2020 | 17:35 WIB
Journal of Medical Virology: Obat Kumur Minimalisir Infeksi Virus Corona
Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)

Suara.com - Obat kumur mungkin punya manfaat menurunkan beban virus corona pada pasien Covid-19. Dalam hal ini, para ilmuwan di Penn State College of Medicine di Hershey, PA, sedang meneliti obat kumur dan perannya dalam mengurangi tingkat infeksi virus corona Covid-19.

Melansir dari Medical News Today, penelitian ini telah diterbitkan pada Journal of Medical Virology. Pada studi tersebut, para peneliti menentukan bahwa beberapa larutan oral dan hidung dapat menurunkan risiko penularan virus ketika digunakan oleh mereka yang terinfeksi virus corona.

“Sementara kami menunggu vaksin dikembangkan, metode untuk mengurangi penularan dibutuhkan, produk yang kami uji sudah tersedia dan sering kali sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari ” kata Craig Meyers, profesor mikrobiologi dan imunologi serta kebidanan dan ginekologi.

Pada studi tersebut Meyers dan timnya menggunakan virus pernapasan manusia yang disebut HCoV-229E, keluarga virus yang sama dengan SARS-CoV-2 penyabab Covid-19. Di laboratorium, mereka mencoba berbagai produk untuk virus untuk menilai apakah mereka berhasil mengurangi aktivitas virus.

Produk pembersih hidung yang dipilih termasuk obat pembilas hidung Johnson’s Baby Shampoo dan CVS Health Neti Pot. Sementara produk obat kumur yang diuji adalah CVS Health Peroxide Sore Mouth Cleanser, larutan Hydrogen Peroxide 1,5% (Cumberland Swan Inc.), Orajel Antiseptic Rinse (Church & Dwight Co. Inc.), Betadine 5% (Alcon Laboratories Inc.), Crest Pro -Health (Procter & Gamble), Listerine Antiseptic (Johnson & Johnson Consumer Inc.), Listerine Ultra (Johnson & Johnson Consumer Inc.), Equate (Walmart), dan Antiseptic Mouthwash (CVS Health).

Para peneliti memaparkan virus corona ke setiap larutan dalam tiga tes terpisah yang berlangsung selama 30 detik, 1 menit, dan hingga 2 menit.

Hasilnya, larutan dari Johnson's Baby Shampoo membunuh 99 persen virus corona dalam 1 menit dan 99,9 persen dalam 2 menit. Produk yang paling berdampak dalam mengurangi beban virus adalah Antiseptik Listerine yang berhasil mengurangi virus lebih dari 99,99 persen setelah 2 menit. Secara keseluruhan, obat kumur seperti Listerine memberikan hasil terbaik daripada beberapa produk lain.

Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)
Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)

Penemuan ini lain yang diterbitkan dalam Journal of Infectious Diseases pada Juli 2020 juga menentukan bahwa berkumur secara rutin oleh mereka yang terinfeksi virus corona dapat mengurangi viral load di mulut, tenggorokan, dan hidung mereka.

Hal ini tentu berpotensi mengurangi jumlah yang mereka dapat menularkan ke orang lain dengan batuk atau bersin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Ajak Semua Lapisan Masyarakat Berjuang Lawan Pandemi Covid-19

Mensos Ajak Semua Lapisan Masyarakat Berjuang Lawan Pandemi Covid-19

News | Sabtu, 07 November 2020 | 16:42 WIB

Ini Protokol Kesehatan Menyusui Ketika Ibu Terinfeksi Covid-19

Ini Protokol Kesehatan Menyusui Ketika Ibu Terinfeksi Covid-19

Jatim | Sabtu, 07 November 2020 | 16:24 WIB

Relawan Pengurus Pasien Covid-19 Miliki Banyak Tantangan, Ini Suka Dukanya

Relawan Pengurus Pasien Covid-19 Miliki Banyak Tantangan, Ini Suka Dukanya

News | Sabtu, 07 November 2020 | 16:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB