Bukan Metabolisme, Ini Penyebab Berat Badan Naik akibat Makan sebelum Tidur

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 09 November 2020 | 11:27 WIB
Bukan Metabolisme, Ini Penyebab Berat Badan Naik akibat Makan sebelum Tidur
Makan sebelum tidur (Pexels)

Suara.com - Anda pasti pernah mendengar nasihat tentang makan sebelum tidur dapat menyebabkan berat badan bertambah. Apakah benar nasihat tersebut?

Sebenarnya hal ini masih kontroversial, karena ada juga ahli yang mengatakan makan sebelum tidur akan baik-baik saja, bahkan, dapat meningkatkan kualitas tidur.

Jika mengikuti 'kebijakan' terdahulu, penambahan berat badan terjadi karena metabolisme melambat saat tidur, menyebabkan kalori yang tidak tercerna disimpan sebagai lemak.

Namun, dilansir Healthline, meski banyak orang percaya dengan hal tersebut, kenyataannya tingkat metabolisme basal malam hari rata-rata sama seperti pada siang hari karena tubuh masih membutuhkan banyak energi saat tidur.

Meski begitu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan sebelum tidur dapat menimbulkan kebiasaan tidak sehat, yang berakhir pada penambahan berat badan.

Ilustrasi makan sebelum tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi makan sebelum tidur. (Shutterstock)

Orang yang makan sebelum tidur lebih cenderung mengalami kenaikan berat badan karena camilan yang dikonsumsi adalah makanan tambahan, yang artinya mengonsumsi kalori ekstra.

Tidak hanya itu, sore hari adalah waktu paling lapar, membuatnya semakin mungkin menambah asupan kalori melebihi kalori harian.

Ditambah kebanyakan orang melakukannya sambil menonton TV, yang membuat kebiasaan ini mengarah kepada penambahan berat badan.

Beberapa orang kelaparan sebelum tidur karena mereka tidak makan cukup di siang harinya.

Lambat laun ini akan membentuk sebuah siklus. Di mana seseorang akan makan sebelum tidur, bangun dengan rasa kenyang sehingga tidak akan cukup makan keesokan harinya, dan akan kelaparan pada jam-jam sebelum tidur.

Siklus ini, yang dapat dengan mudah menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan, menegaskan betapa pentingnya makan cukup di siang hari.

Jadi, penambahan berat badan akibat makan sebelum tidur bukan disebabkan oleh metabolisme berkurang sehingga mengubah kalori menjadi lemak, tetapi karena kebiasaan tidak sehat makan berlebihan atau asupan kalori ekstra menjelang tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Picu Gangguan Sensorik, Gejalanya Terasa saat Makan Pedas

Virus Corona Picu Gangguan Sensorik, Gejalanya Terasa saat Makan Pedas

Health | Minggu, 08 November 2020 | 11:49 WIB

Mudah Dilakukan, Begini Cara Atasi Keinginan Makan Saat Stres!

Mudah Dilakukan, Begini Cara Atasi Keinginan Makan Saat Stres!

Health | Sabtu, 07 November 2020 | 14:44 WIB

Studi Sebut Makan Sebelum Tidur Tidak Selalu Menaikkan Kadar Gula Darah

Studi Sebut Makan Sebelum Tidur Tidak Selalu Menaikkan Kadar Gula Darah

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB