Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjemput Habieb Rizieq Berebut Cium Tangan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 10 November 2020 | 15:02 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjemput Habieb Rizieq Berebut Cium Tangan
Habib Rizieq Shihab (HRS) menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Habib Rizieq Shihab pada Selasa (10/11/2020) tiba ke tanah air usai tinggal di Arab Saudi sekitar 3,5 tahun.

Kepulangan pentolan FPI itu disambut oleh ribuan simpatisannya di Terminal 3 Bandara Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Akibatnya kerumunan dan potensi saling menyapa antar simpatisan tak terelakkan di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Melalui video yang beredar media sosial, banyak simpatisan Habib Rizieq yang berebut untuk bersalaman bahkan cium tangan. Padahal, sapaan seperti bersalaman masih riskan dalam penularan virus corona Covid-19.

Menurut Asisten Profesor Epidemiology and Biostatistics, Brian Labus dari University of Nevada, Las Vegas menyatakan bahwa ada risiko terinfeksi virus corona Covid-19 pada sapaan sederhana.

"Jika tangan seseorang dipenuhi virus dan Anda berjabat tangan, maka Anda kan terkontaminasi (virus) dan jika Anda tanpa sadar menggosok mata atau menyentuh mulut, Anda berpotensi menginfeksi diri Anda sendiri," catat Brian Labus di The Conversation.

Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)

Melansir dari The Conversation, pakar kesehatan di seluruh dunia telah merekomendasikan agar orang mengurangi kontak fisik yang tidak perlu dengan orang lain, seperti berjabat tangan atau mencium pipi.

"Anda masih bisa menyapa satu sama lain dengan hangat dan sopan tanpa menyentuhnya," catat Lubus.

"Ini bukan tentang membuat perubahan ekstrem pada interaksi sosial kita, ini tentang mengambil langkah sederhana untuk membantu mengurangi risiko penyakit," imbuhnya.

Langkah penting lainnya dalam melindungi diri dan orang lain dari infeksi virus corona Covid-19 adalah dengan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer jika sabun dan air tidak tersedia.

"Ini adalah bagian penting dari melindungi diri Anda sendiri, karena Anda tidak dapat memasukkan virus ke dalam selaput lendir jika Anda telah mengeluarkannya dari tangan," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diiringi Sholawat, Ini Suasana Penyambutan Habib Rizieq di Bandara Soetta

Diiringi Sholawat, Ini Suasana Penyambutan Habib Rizieq di Bandara Soetta

Video | Selasa, 10 November 2020 | 14:23 WIB

Novel: Penjemputan Habib Rizieq Terbesar di Dunia, Presiden Kalah Jauh

Novel: Penjemputan Habib Rizieq Terbesar di Dunia, Presiden Kalah Jauh

News | Selasa, 10 November 2020 | 14:21 WIB

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky Positif Corona

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky Positif Corona

News | Selasa, 10 November 2020 | 14:21 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB