Makan Timun saat Menstruasi Bikin Aliran Darah Terhambat? Ketahui Faktanya!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 11 November 2020 | 12:56 WIB
Makan Timun saat Menstruasi Bikin Aliran Darah Terhambat? Ketahui Faktanya!
Ilustrasi mentimun. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak mitos tentang makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi saat menstruasi, salah satunya timun.

Menurut mitos, makan timun dapat membuat getah yang ada di dalam mentimun dapat menghalangi menstruasi (limbah darah) di dinding rahim.

Namun, hal ini tidak benar. Menurut ginekolog Anais Reyes Navvaro, mengonsumsi timun dan menstruasi tidak saling memengaruhi.

"Di sini tidak ada hubungan," katanya, dilansir dari Fact Check AFP.

Selain menghalangi menstruasi, mengonsumsi timun juga dapat menyebabkan kemandulan. Pernyataan ini juga hanya mitos belaka.

Ilustrasi perempuan makan mentimun. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan makan mentimun. (Shutterstock)

"Banyak hal yang dapat menyebabkan kemandulan, seperti perubahan ovulasi. Tapi makan mentimun bukan salah satunya," ujar spesialis reproduksi Kiyoshi Macotela Nakagaki.

Berdasarkan Institut Kesehatan Anak dan Perkembangan Manusia Nasional atau National Institute of Child Health and Human Development (NICHD) Amerika Serikat, kemandulan atau infertilitas juga dapat dikaitkan dengan siklus menstruasi.

Kelainan fisik pada sistem reproduksi, penyakit autoimun, atau penyakit menular seksual juga menjadi faktor lain dari infertilitas.

Studi pada 2012 dari National Institute of Health and Medical Research juga menunjukkan ada juga faktor perilaku yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, seperti merokok.

Tidak hanya makan mentimun, mengonsumsi air es selama menstruasi juga masih tergolong aman.

"Menelan minuman itu atau tidak tidak mengubah siklus hormonal dan juga tidak memengaruhi tubuh terhadap penyakit apa pun terkait sistem reproduksi wanita," tambah Navvaro.

Hal ini juga dibenarkan oleh Nakagaki, bahwa minum air es selama mentsruasi tidak berhubungan dengan kanker.

"Tidak ada hubungan antara menelan kelapa atau minum air es dengan jenis penyakit tersebut, baik infertilitas maupun kanker," imbuhnya.

Nakagaki menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentuknya Mirip Timun, Ketahui Ragam Manfaat Kesehatan Zucchini

Bentuknya Mirip Timun, Ketahui Ragam Manfaat Kesehatan Zucchini

Health | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:03 WIB

Makan Timun Disebut Bisa Sebabkan Keputihan, Benarkah?

Makan Timun Disebut Bisa Sebabkan Keputihan, Benarkah?

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 19:51 WIB

Bahaya Simpan Timun di Kulkas dan 4 Berita Kesehatan Populer Lainnya

Bahaya Simpan Timun di Kulkas dan 4 Berita Kesehatan Populer Lainnya

Health | Sabtu, 20 Juni 2020 | 20:06 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB