Pakar Sebut Vaksin Sinovac 90 Persen Efektif Untuk Atasi Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 13 November 2020 | 16:50 WIB
Pakar Sebut Vaksin Sinovac 90 Persen Efektif Untuk Atasi Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia saat ini tengah melakukan penelitian uji klinis fase 3 terhadap vaksin Sinovac, salah satu vaksin Covid-19 asal China. Dan menariknya, vaksin tersebut diklaim memiliki efektivitas mengatasi infeksi virus corona hingga 90 persen.

Ketua Riset Uji Klinis vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran prof. Dr. Kusnandi Rusmil Sp.A (K)., mengatakan bahwa efektifitas vaksin bergantung pada dosis kandungan imunogenesitas. Pada penelitian vaksin fase 1 dan 2 yang hanya dilakukan di Wuhan, China, dosis imunogenesitas sebanyak 92 persen dan 96 persen.

"Dosis tinggi itu 96 persen dan dosis rendah 92 persen, itu yang di Wuhan sudah ada laporannya. Kita di sini pakai dosis rendah sekitar 92 persen ke atas," kata Prof. Kusnandi dalam webinar bersama suara.com, Jumat (13/11/2020).

Uji klinis vaksin fase 3 di Indonesia telah dilakukan penyuntikan sebanyak dua kali. Guru besar Fakultas Kedokteran Unpad itu menyampaikan, suntikan vaksin pertama diberikan kepada 1.620 relawan, sedangkan suntikan kedua diberikan kepada 1.607 relawan. Antar suntikan hanya berselang dua minggu.

"Dua kali suntikan dan jaraknya dua minggu. Biasanya kita kan jarak antara imunisasi satu bulan. Ini kita jaraknya dua minggu supaya dosis tercapai. Tapi harapan saya kalau enam bulan, (efektivitas) 90 persen masih ada," katanya.

Hingga saat ini, menurut Kusnandi, tidak ada keluhan apapun yang dirasakan para relawan setelah mendapat suntikan vaksin uji coba tersebut. Sekalipun ada yang mengalami demam atau bengkak, itu hanya terjadi selama dua hari.

Profesor yang telah 26 kali melakukan uji klinis vaksin itu bahkan menyatakan bahwa penelitian vaksin Covid-19 tergolong rendah keluhan.

"Sampai sekarang saya merasa dibanding penelitian saya dulu yang lain, contohnya saat saya meneliti entabio, meneliti vaksin tetanus, difteri, kelihatannya ini lebih ringan gejala keluhannya. Sampai sekarang saya mengatakan bahwa vaksin ini yang telah dilakukan sebanyak 1.600 lebih tidak ada yang mengkhawatirkan. Semua berjalan normal dan tidak mengkhawatirkan," ucapnya.

Terkait kehalalan vaksin, Majelis Ulama Indonesia telah mendapat informasi bahwa vaksin Sinovac yang dibuat oleh perusahaan farmasi Biofarma itu tidak mengandung materi yang tidak halal.

baca juga

"Walaupun MUI sudah tahu kalau bahan yang dibuat di China oleh Biofarma itu bahan halal semua, MUI berangkat ke China untuk melihat prosesnya halal atau tidak. Nanti kita dengar laporannya. Tapi saya sebelum lakukan uji coba sudah tanya ke Biofarma, tidak ada materi yang mengandung yang tidak halal. Buat saya itu penting sekali, karena kalau di Indonesia sangat berdampak," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajarkah Vaksin Sebabkan Efek Samping? Ini Kata Pakar Medis

Wajarkah Vaksin Sebabkan Efek Samping? Ini Kata Pakar Medis

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 16:01 WIB

Pandemi Covid-19 Tak Langsung Usai Meski Vaksin Selesai Dibuat

Pandemi Covid-19 Tak Langsung Usai Meski Vaksin Selesai Dibuat

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 15:49 WIB

LIVE: Percepatan Vaksin, Sejauh Mana Keamanan, Kualitas & Efektivitasnya?

LIVE: Percepatan Vaksin, Sejauh Mana Keamanan, Kualitas & Efektivitasnya?

Video | Jum'at, 13 November 2020 | 13:58 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB