Wajarkah Vaksin Sebabkan Efek Samping? Ini Kata Pakar Medis

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 13 November 2020 | 16:01 WIB
Wajarkah Vaksin Sebabkan Efek Samping? Ini Kata Pakar Medis
dr Dirga Sakti Rambe (Youtube Suaradotcom)

Suara.com - Saat ini, Indonesia masih menguji coba vaksin Sinovac untuk virus corona Covid-19 yang dilakukan oleh Universitas Padjajaran dan Bio Farma di Bandung. Vaksin Sinovac ini masih dalam tahap uji klinis fase 3 yang melibat 1.607 sukarelawan.

Para ahli masih memantau keamanan dan efektivitas vaksin selama 1, 3 hingga 6 bulan. Selain itu, mereka juga memantau efek samping yang mungkin ditimbulkan dari vaksin.

Sementara itu, dr. Dirga Sakti Rambe, dokter spesialis penyakit dalam, berusaha menjelaskan bahwa vaksin adalah zat yang akan menstimulasi sistem imunitas tubuh untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit secara spesifik.

"Pada kondisi normal, orang itu bisa kebal harus sakit dulu. Tapi, konsep vaksinasi ini seseorang diharapkan bisa memiliki kekebalan tanpa harus sakit dulu, terutama dalam konteks pandemi virus corona sekarang," jelas dr. Dirga dalam webinar "Sejauh Mana Keamanan, Kualitas & Efektivitas Vaksin Covid-19?" melalui Youtube Suaradotcom, Jumat (13/11/2020).

Vaksin memiliki tiga tugas ketika disuntikkan ke dalam tubuh, yakni mengenali, melawan dan mengingat. Pertama, vaksin bertugas mengenali komponen virus dan bakteri dalam tubuh.

Kandungan dalam vaksin (Youtube Suaradotcom)
Kandungan dalam vaksin (Youtube Suaradotcom)

Setelah mengenali, vaksin akan membentuk atau menghasilkan antibodi yang berfungsi sebagai kekebalan tubuh untuk melawan virus atau bakteri. Kemudian, antibodi yang dibuat oleh vaksin akan mengingat virus atau bakteri tersebut.

Jadi, seseorang akan memiliki kekebalan ketika tiba-tiba kembali diserang virus atau bakteri secara alamiah.

Adapun bahan aktif dalam vaksin, termasuk antigen yang berisi mikroorganisme yang dilemahkan atau dimatikan maupun komponen proteinnya saja serta ajuvan yang berfungsi memperkuat imunogenitas vaksin.

Efek samping vaksin

baca juga

Vaksin sebagai salah satu produk medis juga bisa menimbulkan efek samping. Meski begitu, dr. Dirga mempertegas efek samping vaksin lebih bersifat ringan dan bisa ditoleransi.

"Efek sampingnya ringan, yaitu hanya berupa reaksi lokal. Misalkan, nyeri di bekas suntikan," ujarnya.

Sementara itu, demam setelah mendapatkan suntikan vaksin juga hal yang wajar terjadi. Sebab, kondisi itu merupakan tanda vaksin sedang bekerja dan sistem imunitas terstimulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Tahu Efektivitas Vaksin Covid-19? Jangan Lewatkan Webinar Suara.com

Ingin Tahu Efektivitas Vaksin Covid-19? Jangan Lewatkan Webinar Suara.com

Jabar | Kamis, 12 November 2020 | 19:10 WIB

Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona, Vaksin Pfizer Masih Hadapi 5 Tantangan!

Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona, Vaksin Pfizer Masih Hadapi 5 Tantangan!

Health | Kamis, 12 November 2020 | 13:01 WIB

Penelitian Vaksin Sinovac Brasil Ditunda, Bagaimana dengan di Indonesia?

Penelitian Vaksin Sinovac Brasil Ditunda, Bagaimana dengan di Indonesia?

Banten | Rabu, 11 November 2020 | 21:31 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB