Jennifer Jill Ngaku Hiperseks, Perlu Berobat Engga Sih?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 16 November 2020 | 18:25 WIB
Jennifer Jill Ngaku Hiperseks, Perlu Berobat Engga Sih?
Ajun Perwira dan istri, Jennifer Jill Supit. [Instagram]

Suara.com - Bagi banyak pasangan, hubungan seksual merupakan suatu yang sangat personal dan intim. Tapi, tidak demikian dengan pasangan Ajun Perwira dan Jennifer Hill.

Keduanya tidak segan dan malu membagikan pengalaman di atas ranjangnya pada khalayak umum. Salah satu pengalaman yang diungkap bahwa ternyata Jenniner Hill merupakan seorang perempuan yang memiliki gairah seksual tinggi, atau dalam kata lain disebut hiperseks.

"Tapi mami hiperseks nggak?” tanya Nikita Mirzani melalui channel YouTube Crazy Nikmir Real, Minggu (15/11/2020).

"Emm, hiperseks nggak sih gue?" jawab Jennifer Jill balik tanya ke sang suami.

"Iya," jawab Ajun Perwira dengan singkat.

Dilansir dari Mayo Clinic, hiperseks juga sering dikenal dengan perilaku seksual kompulsif. Contohnya termasuk masturbasi, cybersex, banyak pasangan seksual, penggunaan pornografi.

Ajun Perwira dan Jennifer Jill Supit [Instagram]
Ajun Perwira dan Jennifer Jill Supit [Instagram]

Ketika perilaku seksual ini menjadi fokus utama dalam hidup Anda, sulit dikendalikan, dan mengganggu atau berbahaya bagi Anda atau orang lain, perilaku tersebut dapat dianggap sebagai perilaku seksual kompulsif. Lantas, perlukah diobati?

Masih menurut Mayo Clinic, seorang perlu mencari bantuan jika merasa kehilangan kendali atas perilaku seksualnya, terutama jika perilaku Anda menyebabkan masalah bagi Anda atau orang lain. Perilaku seksual kompulsif cenderung meningkat seiring waktu, jadi dapatkan bantuan saat Anda pertama kali menyadari mungkin ada masalah.

Saat Anda memutuskan apakah akan mencari bantuan profesional, tanyakan pada diri Anda:

  • Bisakah saya mengatur dorongan seksual saya?
  • Apakah saya tertekan oleh perilaku seksual saya?
  • Apakah perilaku seksual saya merusak hubungan saya, memengaruhi pekerjaan saya, atau mengakibatkan konsekuensi negatif, seperti ditangkap?
  • Apakah saya mencoba menyembunyikan perilaku seksual saya?

Perawatan untuk perilaku seksual kompulsif biasanya melibatkan psikoterapi, pengobatan, dan kelompok swadaya. Tujuan utama pengobatan adalah membantu Anda mengelola dorongan dan mengurangi perilaku berlebihan sekaligus menjaga aktivitas seksual yang sehat.

Jika Anda memiliki perilaku seksual kompulsif, Anda mungkin juga memerlukan perawatan untuk kondisi kesehatan mental lainnya. Orang dengan perilaku seksual kompulsif sering mengalami masalah penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan atau masalah kesehatan mental lainnya, seperti kecemasan atau depresi, yang memerlukan perawatan.

Orang dengan kecanduan lain atau masalah kesehatan mental yang parah atau yang menimbulkan bahaya bagi orang lain dapat memperoleh manfaat dari perawatan rawat inap pada awalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ajun Perwira, Suami Jennifer Jill

Profil Ajun Perwira, Suami Jennifer Jill

Entertainment | Senin, 16 November 2020 | 14:13 WIB

Jennifer Jill Blak-blakan Ngaku Hiperseks, Apa Sih Sebabnya?

Jennifer Jill Blak-blakan Ngaku Hiperseks, Apa Sih Sebabnya?

Health | Senin, 16 November 2020 | 12:05 WIB

Terpopuler di Kesehatan: Ciri Hiperseks hingga Tips Sperma Lebih Tokcer

Terpopuler di Kesehatan: Ciri Hiperseks hingga Tips Sperma Lebih Tokcer

Health | Senin, 16 November 2020 | 10:29 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB