Sedang Diuji di Indonesia, Vaksin Sinovac Timbulkan Respons Kekebalan Kuat

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 19 November 2020 | 08:05 WIB
Sedang Diuji di Indonesia, Vaksin Sinovac Timbulkan Respons Kekebalan Kuat
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Vaksin potensial untuk virus corona Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi China, Sinovac memberikan kabar baik. Vaksin yang diberi nama CoronaVac ini telah terbukti mampu memicu respons kekebalan yang kuat pada orang sehat.

Melansir dari Independent, CoronaVac tampaknya aman dan dapat ditoleransi dengan baik. Selain itu, efek samping yang paling umum hanyalah rasa sakit di tempat suntikan.

Penemuan baru ini berasal dari uji coba tahap kedua yang melibatkan lebih dari 700 relawan sehat berusia 18 sampai 59 tahun yang direkrut di China. Peserta menerima dua dosis kandidat CoronaVac dengan selang waktu 14 hari.

Tujuan utama dari uji coba ini adalah untuk mengevaluasi tanggapan kekebalan dan keamanan vaksin, bukan untuk menilai seberapa efektifnya dalam mencegah infeksi. Efektivitas vaksin pada infeksi baru akan ditentutak dalam uji coba skala besar Sinovac.

Uji coba skala besar tersebut sedang berlangsung di beberapa negara termasuk Indonesia, Brasil, Bangladesh, dan Turki. Uji ketiga skala besar ini mendaftarkan lebih dari 24.000 relawan. 

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]

CoronaVac dianggap sebagai salah satu pelopor global dalam pengembangan vaksin virus corona Covid-19. Vaksin ini adalah salah satu dari 12 vaksin eksperimental yang saat ini sedang dalam uji coba fase tiga dan dinyatakan potensial.

Kepala eksekutif Sinovac, Yin Weidong yang secara pribadi telah diberi vaksin eksperimental mengatakan bahwa dia yakin CoronaVac akan memenuhi standar peraturan Amerika Serikat dan Uni Eropa.

“Tujuan kami adalah memberikan vaksin kepada dunia,” kata Yin Weidong pada September lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Peneliti Kerja Cepat, Vaksin Merah Putih Ditargetkan Produksi 2021

Tim Peneliti Kerja Cepat, Vaksin Merah Putih Ditargetkan Produksi 2021

Health | Kamis, 19 November 2020 | 07:46 WIB

Peneliti China: Vaksin CoronaVac Cocok untuk Penggunaan Darurat

Peneliti China: Vaksin CoronaVac Cocok untuk Penggunaan Darurat

Riau | Kamis, 19 November 2020 | 07:32 WIB

Ada Riwayat Keluar Kota, Enam ASN di Dinas Pertanian DIY Positif COVID-19

Ada Riwayat Keluar Kota, Enam ASN di Dinas Pertanian DIY Positif COVID-19

Jogja | Kamis, 19 November 2020 | 07:25 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB