Mengandung Antioksidan dan Kafein, Mana yang Lebih Baik Kopi atau Teh?

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 20 November 2020 | 11:18 WIB
Mengandung Antioksidan dan Kafein, Mana yang Lebih Baik Kopi atau Teh?
Ilustrasi teh

Suara.com - Sama-sama mengandung kafein, antioksidan, dan dapat membantu merasa berenergi konsumsi kopi dan teh mungkin cukup baik untuk kesehatan Anda. Meskipun begitu, teh dan kopi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Melansir dari Insider, kopi dan teh sama-sama mengandung kafein di mana dapat menstimulasi tubuh untuk merasa terjaga dan berenergi. Namun kopi memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi.

"Satu cangkir kopi biasanya mengandung 80 hingga 100 mg kafein," kata Christopher Gardner, PhD, direktur studi nutrisi di Pusat Penelitian Pencegahan Stanford.
Sebaliknya, satu cangkir teh hanya mengandung 30 hingga 50 mg kafein.

Teh hitam mengandung 48 miligram kafein, sedangkan teh hijau hanya mengandung 29. Teh herbal murni seperti teh peppermint dan teh chamomile sama sekali tidak mengandung kafein.

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang memiliki risiko lebih rendah mengalami diabetes tipe 2 dan cenderung tidak mengembangkan penyakit kardiovaskular, penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson serta kanker seperti kanker usus besar, kanker rahim, dan kanker hati.

Selain perbedaan jumlah kafein, berikut perbedaan antara kopi dan teh, antara lain:

Teh Memicu Energi dan Perhatian Berkelanjutan

Kopi mengandung lebih banyak kafein daripada teh, maka kopi akan membuat Anda lebih bersemangat. Namun teh memberikan dorongan energi yang lebih berkelanjutan daripada kopi.Hal ini disebabkan karena teh mengandung L-theanine, bahan kimia yang memetabolisme kafein dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sebuah studi kecil tahun 2008 menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi kombinasi L-theanine dan kafein melakukan tes perhatian lebih baik daripada mereka yang mengonsumsi kafein saja. Studi tersebut menyimpulkan bahwa kombinasi keduanya meningkatkan kinerja kognitif dan perhatian.

Kopi Mengandung Lebih Banyak Antioksidan

Baik kopi dan teh mengandung antioksidan, namun kandungan antioksidan pada kopi lebih banyak.

"Kopi umumnya memiliki lebih banyak antioksidan daripada olahan teh," kata Matthew Chow, MD, asisten profesor klinis neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas California Davis. Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa kopi mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh, cokelat panas, dan anggur merah.

Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)

Mengkonsumsi antioksidan dalam bentuk kopi atau teh dapat berpotensi mencegah degradasi oksidatif.  "Jika Anda melakukan itu, berpotensi Anda dapat mencegah atau mengobati penyakit degeneratif kronis, seperti stroke, kanker, diabetes, dan penyakit jantung," kata Gardner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Awet Muda? Konsumsi Mangga Madu Bisa Hilangkan Kerutan Hingga 23 Persen

Mau Awet Muda? Konsumsi Mangga Madu Bisa Hilangkan Kerutan Hingga 23 Persen

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 08:17 WIB

Pilih Makanan Kemasan yang Sehat untuk Anak, Ini Tips dari Dokter

Pilih Makanan Kemasan yang Sehat untuk Anak, Ini Tips dari Dokter

Health | Kamis, 19 November 2020 | 18:49 WIB

Sering untuk Bungkus Makanan, Berikut Efek Zat Berbahaya pada Styrofoam

Sering untuk Bungkus Makanan, Berikut Efek Zat Berbahaya pada Styrofoam

Bali | Kamis, 19 November 2020 | 14:59 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB