Mendikbud Nadiem Makarim Ungkap 3 Dampak Negatif Pembelajaran Jarak Jauh

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 20 November 2020 | 14:56 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim Ungkap 3 Dampak Negatif Pembelajaran Jarak Jauh
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan tanggapan tentang rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Pembelajaran Jarak Jauh dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bersama tiga menteri lain yaitu Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia telah mengeluarkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Lewat panduan tersebut, sekolah yang sudah siap, akan diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Kata Menteri Nadiem, meski berjalan baik, namun proses Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ bukan metode belajar optimal. Setidaknya ada tiga dampak negatif PJJ yang ia utarakan, Jumat (20/11/2010). Berikut adalah tiga dampak negatif PJJ kata Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.

1. Ancaman putus sekolah
Menteri Nadiem menyinggung tinginya risiko putus sekolah karena anak terpaksa bekerja membantu keuangan keluarga di tengah krisis pandemi Covid-19. "Banyak sekali anak-anak bekerja atau didorong orangtua untuk bekerja yang berhubungan dengan situasi ekonomi tidak memadai," kata lelaki yang akrab disapa Mas Menteri tersebut.

Selain itu, Menteri Nadiem juga mengatakan adanya persepsi orangtua yang tidak melihat peranan sekolah dalam proses PJJ. "Orangtua tidak bisa melihat peranan sekolah daring, Ini menimbulkan banyak orangtua skeptis dengan PJJ," tambahnya.

2. Kendala Tumbuh Kembang
Dikatakan, perbedaan akses dan kualitas selama PJJ dapat mengakibatkan kesenjangan capaian belajar, terutama untuk anak dari sosio-ekonomi berbeda.

"Di daerah yang sulit PJJ, kesenjangan pencapaian pembelajaran semakin melebar dan tentunya (kesenjangan) pertumbuhan anak-anak kita menjadi semakin besar."

Menteri Nadiem juga menyinggung risiko adanya learning loss hingga membuat satu generasi Indonesia, harus belajar dan mengejar ketertinggalan (baik kemampuan kognitif maupun perkembangan karakter) akibat kesenjangan capaian belajar.

3. Tekanan Psikososial
Minimnya interaksi dengan guru, teman dan lingkungan luar rumah ditambah tingginya tekanan akibat sulitnya PJJ dapat menyebabkan stres pada anak. "Ada juga peningkatan insiden kekerasan di rumah yang meningkat dan itu menjadi salah satu pertimbangan kita."

Untuk itu, ia bersama tiga menteri lain yaitu Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mengeluarkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Secara garis besar, sekolah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka mulai tahun ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 atau pada Januari 2021 mendatang.

"Kalau (sekolah) siap melakukan tatap muka, (sekolah) harus segera mempersiapkan dari sekarang sampai akhir tahun," tambah Menteri Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Januari 2021 Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Diperbolehkan, Tetapi...

Januari 2021 Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Diperbolehkan, Tetapi...

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 14:48 WIB

Satgas Sebut Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Perkembangan Kasus Covid-19

Satgas Sebut Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Perkembangan Kasus Covid-19

News | Jum'at, 20 November 2020 | 00:50 WIB

Najelaa Shihab (Part 2): Krisis Pendidikan Kita Diperparah Pandemi

Najelaa Shihab (Part 2): Krisis Pendidikan Kita Diperparah Pandemi

Video | Jum'at, 20 November 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB