Keguguran dapat Memicu PTSD, Seperti Orang Selamat dari Serangan Teroris!

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Jum'at, 27 November 2020 | 15:09 WIB
Keguguran dapat Memicu PTSD, Seperti Orang Selamat dari Serangan Teroris!
ilustrasi keguguran [shutterstock]

Suara.com - Wanita yang mengalami keguguran lebih mungkin mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) jangka panjang, kecemasan, dan depresi, menurut penelitian yang terbit di American Journal of Obstetrics and Gynecology.

Studi ini menemukan, 29% wanita yang mengalami kehilangan calon buah hati, baik karena keguguran maupun kehamilan ektopik, mengalami gejala PTSD satu bulan setelah pengalaman tersebut.

Selain itu, 24% dari peserta juga mengalami kecemasan, dan 11% mengalami depresi sedang hingga berat satu bulan setelah kehilangan.

Penelitian ini juga menemukan wanita yang mengalami PTSD, depresi, atau kecemasan setelah keguguran mengatakan gejala mereka berlanjut untuk jangka waktu lama, mulai dari tiga bulan hingga sembilan bulan.

Setiap tahun diperkirakan 123 juta wanita di seluruh dunia hamil, dan 10% akan mengalami keguguran dini, yang sejauh ini merupakan jenis keguguran yang paling umum.

"Langsung terlihat jelas bahwa setiap tahun sejumlah besar wanita berisiko terkena penyakit psikologis, termasuk PTSD," jelas penulis utama studi tersebut, Tom Bourne, dilansir Insider.

Ilustrasi perempuan alami trauma. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan alami PTSD. [shutterstock]

PTSD dapat menyebabkan kilas balik yang menyakitkan, insomnia, dan isolasi

Seseorang mengembangkan PTSD setelah mengalami pengalaman yang mengerikan secara fisik atau emosional, seperti serangan teroris, bertugas militer dalam pertempuran, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, atau kehilangan orang uang dicintai, menurut Anxiety and Depression Association of America.

Keguguran termasuk dalam pengalaman traumatis yang sesuai dengan definisi PTSD di Manual Startistik Diagnostik.

baca juga

"Bagi banyak wanita, keguguran atau kehamilan ektopik akan menjadi peristiwa paling traumatis yang telah terjadi dalam hidup mereka," kata Bourne.

Gejala PTSD termasuk mengingat kembali peristiwa traumatis melalui kilas balik atau mimpi buruk, mati rasa secara emosional atau menghindari tempat yang dapat memicu ingatan trauma, tidak dapat tidur atau berkonsentrasi.

PTSD jangka panjang dapat menyebabkan depresi, kecemasan, atau mengembangkan fobia, serta bertindak dengan cara yang merusak diri sendiri melalui alkohol atau penyalahgunaan obat.

Selain itu, seseorang yang menderita PTSD selama lebih dari tiga bulan dapat mengalami sakit kronis dan kehancuran karier dan hubungan pribadinya, termasuk hubungan dengan anak-anak di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialami Meghan Markle, Ketahui Waktu untuk Hamil Lagi Setelah Keguguran

Dialami Meghan Markle, Ketahui Waktu untuk Hamil Lagi Setelah Keguguran

Health | Kamis, 26 November 2020 | 16:16 WIB

Meghan Markle Dibully Pasca Curhat Keguguran, Chrissy Teigen Marah Besar

Meghan Markle Dibully Pasca Curhat Keguguran, Chrissy Teigen Marah Besar

Lifestyle | Kamis, 26 November 2020 | 16:14 WIB

Dialami Meghan Markle, Jatuh saat Hamil Memang Bisa Sebabkan Keguguran

Dialami Meghan Markle, Jatuh saat Hamil Memang Bisa Sebabkan Keguguran

Health | Kamis, 26 November 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:13 WIB

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

×