alexametrics

Update Covid-19 Global: Kasus Virus Corona Aktif di Dunia 17,9 Juta Orang

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Kasus Virus Corona Aktif di Dunia 17,9 Juta Orang
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Virus corona SARS Cov-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 masih mewabah di seluruh di dunia.

Suara.com - Virus corona SARS Cov-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 masih mewabah di seluruh di dunia.

Sejak muncul pada akhir 2019 di Wuhan, China, Covid-19 telah menginfeksi 220 negara.

Data pada situs Worldometers.info per Minggu (29/11/2020) pukul 01.25 GMT atau 08.25 WIB, total kasus Covid-19 telah mencapai 62.562.850 di dunia, bertambah 571.698 kasus dalam 24 jam kemarin.

Dari jumlah itu, kasus yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 43.188.004 infeksi. Sedangkan angka kematian global akibat Covid-19 masih sebesar 3 persen, saat ini mencapai 1.458.093 jiwa.

Baca Juga: Gejala Virus Corona Menyerupai Kanker Paru-Paru, Kenali Perbedaannya!

Sehingga total infeksi yang masih aktif diseluruh dunia tercatat ada 17.916.753 kasus. Kasus aktif paling banyak tercatat di Amerika Serikat dan Perancis.

Kedua negara itu juga menjadi pusat kasus terbanyak di masing-masing benua. Dengan jumlah kasus aktif di Amerika Serikat sebanyak 5,29 juta infeksi, sedangkan Perancis sebesar 1,99 juta infeksi.

Di benua Asia, Indonesia memiliki jumlah kasus aktif terbanyak keempat di antara negara lain. Berada di bawah India (454.837 kasus), Iran (239.482 kasus), dan Turki (168.747 kasus). Sedangkan jumlah kasus aktif di Indonesia masih ada 69.370 infeksi Covid-19.

Total kasus di Indonesia sendiri saat ini telah mencapai 527.999 infeksi, terbanyak kelima di Asia. Penambahan kasus masih di atas 5 ribu per hari.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, penambahan kasus positif tidak pernah berada di bawah 4.000 kasus dalam sepekan terakhir. Ia mengingatkan, kondisi itu harus menjadi peringatan semua pihak.

Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Tengku Zul Ditendang dari MUI karena Bawa Pengaruh Buruk?

"Ini harus menjadi alarm bagi kita semua kasus positif ini dapat terus bertambah apabila tidak ada langkah serius dari masyarakat, maupun pemerintah daerah untuk mencegah penularan," kata Wiku.

Komentar