Rencana Sekolah Tatap Muka Mulai Januari 2021, Apa Kata Guru dan Orangtua?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 01 Desember 2020 | 13:36 WIB
Rencana Sekolah Tatap Muka Mulai Januari 2021, Apa Kata Guru dan Orangtua?
Rencana Sekolah Tatap Muka Mulai Januari 2021. (kolase foto)

Suara.com - Pemerintah Pusat telah mengeluarkan surat keputusan bersama terkait Panduan Penyelenggara Pembelajaran Semester genap 2021. Berdasarkan surat yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, disebutkan sekolah tatap muka boleh dilakukan per Januari 2021.

Meski demikian, Pemerintah Daerah tetap akan diberi kewenangan untuk menentukan sekolah yang diizinkan belajar tatap muka.

Namun di sini, bukan sekadar keputusan Pemda dan pihak sekolah, orangtua juga memiliki hak untuk menentukan apakah anaknya diizinkan keluar rumah untuk sekolah tatap muka. Karena seperti dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, keputusan tetap ada di tangan orangtua murid.

"Kalau komite sekolah sudah bilang boleh tapi ada satu orangtua bilang gak nyaman (anak) pergi ke sekolah, itu diperbolehkan, nggak bisa dipaksa. Jadi semua ujungnya ke orangtua," ujar Nadiem beberapa waktu lalu.

Walaupun belum ada pemberitahuan resmi dari sekolah terkait rencana tersebut, kebanyakan orangtua menyambut baik sekolah kembali tatap muka. Meski begitu, tak dipungkiri adanya kekhawatiran orangtua jika anak keluar rumah di tengah kondisi pandemi belum mereda.

Suara.com meminta tanggapan sejumlah orangtua yang anak-anaknya masih menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga saat ini. Ada yang tidak setuju sekolah kembali tatap muka, tak sedikit pula yang menyambut gembira.

Selain orangtua, suara.com juga bertanya pada guru mengenai kesiapan para guru dan pengajar dalam menyambut anak-anak dan memastikan sekolah tak menjadi kluster penularan Covid-19.

Apakah orangtua setuju jika anak kembali sekolah tatap muka?

Ibu Nuryati, 50, wirausaha:
Kalau saya pribadi setuju karena untuk anak SD benar-benar butuh perhatian orangtua dan guru. Utamanya guru karena penjelasannya lebih detail.

baca juga

Ibu Heni, 52, wirausaha:
Setuju, karena anak-anak jadi bisa bersosialisasi dengan teman-temannya.

Ibu Reza, 55, ibu rumah tangga:
Kalau melihat situasi pandemi masih banyak korban, saya sebagai orangtua lebih baik anak masih melakukan PJJ.

Pak Effendi, 49, wirausaha:
Kalau dikatakan, ya kasarnya setuju. Walaupun tetap harus dalam beberapa pertimbangan.

Orangtua inginnya seperti apa kalau sekolah kembali tatap muka?

Ibu Heni:
Inginnya sih normal. Tapi dengan rencana katanya setengah-setengah (murid dalam kelas), otomatis jam belajar mungkin berkurang dan pihak sekolah pasti ribet.

Pak Effendi:
Mungkin bisa dengan dikurangi jumlah murid, seperti yang didengung-dengungkan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Tatap Muka, KPAI Sarankan Siswa dan Guru Cuci Tangan Sejam Sekali

Sekolah Tatap Muka, KPAI Sarankan Siswa dan Guru Cuci Tangan Sejam Sekali

Riau | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:38 WIB

Pesan Mendikbud Nadiem Jika Sekolah Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Pesan Mendikbud Nadiem Jika Sekolah Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Riau | Senin, 30 November 2020 | 21:09 WIB

Disdik Pekanbaru: Sekolah Bandel Buka di Masa Pandemi, Bakal Dikenai Sanksi

Disdik Pekanbaru: Sekolah Bandel Buka di Masa Pandemi, Bakal Dikenai Sanksi

Riau | Senin, 30 November 2020 | 17:54 WIB

Terkini

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Video | Minggu, 20 September 2026 | 18:22 WIB

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:20 WIB

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

×