Dokter Jawab Alasan Kenapa Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tinggi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Sabtu, 05 Desember 2020 | 17:37 WIB
Dokter Jawab Alasan Kenapa Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tinggi
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Kecepatan dan ketepatan penanganan medis terhadap pasien Covid-19 sangat menentukan kondisi mereka.

Ketua Tim Advokasi dan Hubungan Eksternal Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Ulul Albab Sp.OG. mengatakan, berhasil tidaknya pengobatan pada pasien sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor. 

"Memang tidak semua (pengobatan) berhasil, tergantung kondisi pasien seperti apa, usianya berapa, komorbidnya apa. Faktor lain yang lebih penting ternyata adalah kecepatam dan ketepatan dalam mengambil tindakan," kata dokter Ulul, Sabtu (5/12/2020). 

Ia menambahkan, banyaknya pasien infeksi Covid-19 yang meregang nyawa di Indonesia terjadi karena pasien sudah bergejala berat dan terlambat mendapat tindakan medis yang tepat.

Misalnya kesulitan mendapatkan rumah sakit rujukan atau tak mendapatkan ruangan ICU, HSU, juga obat-obatan tertentu.

Keterlambatan mendapatkan tindakan tersebut, tambah dokter Ulul, membuat kondisi pasien lambat laun menjadi semakin buruk.

"Jadi keputusan melakukan intubasi misalnya itu dijelaskan bahwa bukan pada kondisinya sudah jelek. Tapi sebelum fatal dilakukan intubasi. Kalau ini terlambat lakukan intubasi mungkin akan berat," katanya.

Intubasi sendiri merupakan prosedur medis di mana dokter harus memasukkan alat bantu napas berupa tabung ke dalam tenggrorokan (trakea) melalui mulut atau hidung.

"Tenaga kesehatan dan pemerintah, saya pikir sudah maksimal usahanya. Hanya saja memang hasilnya belum sesuai. Karena jumlah pasien terus meningkat," imbuh dokter spesialis kandungan itu.

baca juga

Di sisi lain, rumah sakit yang menangani covid-19 juga memiliki ketersediaan ICU, tim medis dan obat-obatan yang sangat terbatas.

Situasi itu yang menyebabkan angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia masih tinggi.

"Kita tahu bahwa di daerah hampir semua rumah sakit penuh dengan pasien Covid-19. Tak gampang kita mencari rujukan. Itu kenapa angka kematian kita masih cukup tinggi," ujarnya.

Oleh sebab itu, dokter Ulul menyampaikan bahwa saat ini tindakan pencegahan lebih penting dari pengobatan. Sebab menurutnya, usaha untuk meningkatkan perawatan medis telah dilakukan secara maksimal.

"Pasien Covid-19 butuh ruangan ICU itu gak gampang. Saya di tim mitigasi hampir setiap hari pasien mencari ruangan ICU. Sehingga waiting list banyak. Itu harus diperhatikan masyarakat," pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Hak Suara, Petugas TPS Pekalongan akan Datangi Pasien Covid-19

Punya Hak Suara, Petugas TPS Pekalongan akan Datangi Pasien Covid-19

Jawa Tengah | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:38 WIB

Selama Pandemi, Sudah 6 Dokter di Bali Meninggal Akibat Covid-19

Selama Pandemi, Sudah 6 Dokter di Bali Meninggal Akibat Covid-19

Bali | Sabtu, 05 Desember 2020 | 12:29 WIB

Pasien Tanpa Gejala Tidak Akan Alami Long Covid

Pasien Tanpa Gejala Tidak Akan Alami Long Covid

Jawa Tengah | Sabtu, 05 Desember 2020 | 06:59 WIB

Terkini

Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute

Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan

Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD

Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:53 WIB

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:50 WIB

Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan

Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47 WIB

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:43 WIB

Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans

Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:42 WIB

×