Jangan Salahkan Istri Jika Belum Ingin Berhubungan Seks Setelah Hamil!

Minggu, 06 Desember 2020 | 17:43 WIB
Jangan Salahkan Istri Jika Belum Ingin Berhubungan Seks Setelah Hamil!
Ilustrasi libido perempuan turun [shutterstock]

Suara.com - Ada banyak perubahan terjadi setelah seorang wanita melahirkan buah hatinya, salah satunya kehidupan seksual mereka.

"Ini benar-benar normal bagi wanita dan pria mengalami penurunan libido," kata ob-gyn yang berbasis di Los Angeles, Sheryl Ross, MD, kepada WebMD.

Penurunan libido ini umumnya terjadi selama enam hingga 9 bulan pertama setelah buah hati dilahirkan.

Berdasarkan Motherly, menurunnya dorongan seks ini disebabkan oleh hormon yang menyusut.

Saat wanita hamil, kadar hormon reproduksi mereka '1000' kali lebih tinggi daripada saat tidak hamil. Kemudian saat mereka sudah melahirkan, kadar hormon ini turun.

Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Selain memengaruhi gairah seks, rendahnya hormon estrogen ini juga menyebabkan vagina menjadi kering, terutama saat sedang menyusui.

Di sisi lain, kehadiran anak juga bisa menjadi 'pengalihan' dari hubungan seksual. Ini berkaitan dengan hormon oksitosin.

Hormon oksitosin umumnya akan dilepaskan saat seseorang berhubungan seks, berpelukan, dan menyusui.

"Setelah melahirkan, dengan semua pelukan dan pemberian ASI, sang ibu akhirnya mendapat oksitosin dari anaknya," jelas seksolog klinis, Kat Van Kirk.

Baca Juga: Curhat Ibu Hamil Kena Nyinyir Tetangga, Sampai Diatur-atur Cara Melahirkan

"Transfer energi emosional ini dianggap menurunkan hasrat seksual dan meningkatkan respons terhadap rangsangan bayi pada wanita pascapersalinan dengan mengaktifkan wilayah otak yang terkait dengan penghargaan," sambungnya.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi baru lahir (Pexels)

Baik saat menyusui atau memeluk, kontak kulit ke kulit antara sang ibu dengan buah hatinya akan meningkatkan pelepasan oksitosin. Ini akan membuat ikatan sang ibu dan anak semakin kuat.

Hormon prolaktin juga berperan penting dalam perilaku sang ibu, hormon anti-kecemasan yang juga dilepaskan saat seseorang berhubungan intim.

Hormon ini meningkat tujuh kali lipat saat wanita hamil dan menyusui, membantu menurunkan kadar estrogen dan menjaga periode menstruasi mereka.

Meski membuat rileks, prolaktin dapat menekan libido untuk memastikan sang ibu fokus pada perkembangan sang bayi, yaitu dengan memberinya ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI