Usai Kemoterapi, Bisakah Pasien Kanker Bekerja Kembali?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 07 Desember 2020 | 19:05 WIB
Usai Kemoterapi, Bisakah Pasien Kanker Bekerja Kembali?
Ilustrasi kemoterapi. (Shutterstock)

Suara.com - Kemoterapi jadi salah satu pengobatan yang dijalani pasien kanker. Walau begitu, efek samping dari kemoterapi terkadang membuat badan justru merasakan sakit yang lain. 

Banyak yang berpikir bahwa mereka yang telah menjalani kemoterapi mesti mengurangi aktivitas, salah satunya ialah bekerja. Lantas, bisakah orang yang telah menjalani kemoterapi bekerja kembali?

Dokter menyarankan, pasien kanker yang sedang kemoterapi tetap aktif lakukan kegiatan dan tidak membatasi makanan.

"Seseorang yang sedang kemo saya anjurkan boleh tetap kerja. Dia tidak boleh lakukan puasa, maksudnya diet. Semua makanan boleh dikonsumsi, tidak boleh ada batasan. Karena orang dengan kemoterapi melihat makanan yang enak aja udah gak enak. Apalagi dengan batasi makanan," kata spesialis bedah konsultan onkologi dr. Alban Dien Sp. B (K) Onk dalam webinar bersama Eka Hospital, Senin (7/12/2020). 

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Ia mengatakan bahwa pasien kanker yang tengah kemoterapi boleh konsumsi apa pun. Hingga nantinya proses kemoterapi selesai, misalnya hingga radiasi. 

Namun, ia mengingatkan bahwa hari keempat sampai ketujuh kemoterapi, pasien akan mulai merasakan efek samping. 

"Hati-hati pada hari keempat dan ketujuh biasanya pasien akan drop sedikit. Akan seperti orang masuk angin. Jadi pusing, demam sedikit, tidak nafsu makan. Biasanya hari keempat adalah reaksi kemo paling berat," katanya.

Dokter Alban menyarankan, pasien sebaiknya istirahat setidaknya selama tiga hari untuk meredakan efek samping kemoterapi tersebut. 

"Kalau mengalami kurang enak badan saya anjurkan lebih baik istirahat dua atau tiga hari, di fase hari keempat sampai ketujuh itu. Dihari lain biasanya pasien sudah segar bugar," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter: Tidak Boleh Katakan Sembuh Kepada Pasien Kanker

Dokter: Tidak Boleh Katakan Sembuh Kepada Pasien Kanker

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 18:11 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Sakit

Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Sakit

News | Senin, 07 Desember 2020 | 15:26 WIB

Buang Air Besar Berdarah, Waspadai Kanker Usus Besar

Buang Air Besar Berdarah, Waspadai Kanker Usus Besar

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 13:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB