Studi: Selama Masa Pemulihan, Antibodi Covid-19 Bisa Saja Memudar

Yasinta Rahmawati

Kamis, 10 Desember 2020 | 13:12 WIB
Studi: Selama Masa Pemulihan, Antibodi Covid-19 Bisa Saja Memudar
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Ada beberapa penelitian yang mengatakan bahwa pasien Covid-19 yang pulih akan membawa antibodi yang mencegah infeksi ulang. Antibodi ini memberi mereka kekebalan pada tingkat tertentu dari virus selama jangka waktu tertentu.

Namun pada sebuah studi baru, berupa analisis longitudinal lima bulan terhadap pasien Covid-19 yang menunjukkan berbagai tingkat keparahan penyakit, dari asimptomatik hingga mematikan, menunjukkan bahwa antibodi IgA dan IgM hingga virus SARS-CoV-2 menghilang dengan cepat selama masa pemulihan.

Antibodi IgG mungkin bertahan lebih lama, tetapi tim peneliti dari Universitas Stanford di AS, mendokumentasikan penurunan yang lambat dan tak terhindarkan dalam kelas antibodi ini. Bahkan pada pasien sakit parah yang meningkatkan respons antibodi awal yang sangat kuat, demikian dilansir dari The Health Site.

Diterbitkan dalam jurnal Science Immunology, tim peneliti mempelajari 983 sampel plasma yang dikumpulkan hingga lima bulan pasca infeksi dari 79 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 175 pasien rawat jalan, dan asimptomatik.

Antibodi di dalam tubuh (berbentuk Y) (Freepik)
Antibodi di dalam tubuh (berbentuk Y) (Freepik)

Pentingnya Antibodi untuk Mencegah Infeksi

Antibodi adalah protein berbentuk Y yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk membunuh patogen berbahaya seperti bakteri, jamur, virus, dan bahkan bahan kimia. Antibodi memberi mekanisme pertahanan tubuh untuk mencegah infeksi. Jika seseorang terkena infeksi, maka tubuh akan memproduksi antibodi agar tidak terkena infeksi yang sama lagi.

Sehingga antibodi memungkinkan sistem kekebalan Anda untuk mengenali ancaman dan menetralkannya. Dalam konteks Covid-19, antibodi pada pasien yang pulih memastikan bahwa tubuh mereka dapat melawan virus di masa depan.

Tapi berapa lama antibodi ini bertahan adalah pertanyaan yang masih coba dijawab oleh banyak ahli. Sementara beberapa penelitian mengatakan bahwa itu mungkin berlangsung selama 2 hingga 6 bulan, yang lain mengatakan itu mungkin hanya berlangsung selama 30 hari.

Menurut para peneliti, penurunan antibodi setelah infeksi juga menimbulkan pertanyaan tentang berapa lama antibodi yang ditimbulkan oleh vaksinasi akan bertahan, dan apakah diperlukan peningkatan yang sering untuk mempertahankan perlindungan.

baca juga

Baru-baru ini, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Infectious Diseases pada bulan November mengungkapkan bahwa sebagian besar individu memiliki antibodi yang dapat dideteksi hingga tiga bulan setelah tertular Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris: Orang yang Pernah Alami Reaksi Alergi Parah Hindari Vaksin Pfizer

Inggris: Orang yang Pernah Alami Reaksi Alergi Parah Hindari Vaksin Pfizer

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:13 WIB

Doni Monardo: Tetap di Rumah Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Doni Monardo: Tetap di Rumah Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Video | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:20 WIB

Makin Membludak, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.627 Pasien Positif Corona

Makin Membludak, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.627 Pasien Positif Corona

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 11:49 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×