Asupan Gula Anak Bisa Mempengaruhi Kesehatan Pencernaan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 11 Desember 2020 | 18:39 WIB
Asupan Gula Anak Bisa Mempengaruhi Kesehatan Pencernaan
kesehatan pencernaan anak. (Elements Envato)

Suara.com - Mengatur pola makan anak penting dilakukan. Selain untuk memastikan anak mendapatkan gizi yang cukup, juga untuk menjaga jangan sampai asupan gula anak berlebihan, karena ini bisa menyebabkan obesitas.

"Jadi sesungguhnya kalau obesitas itu kelebihan energi (termasuk dari gula), itu menyeluruh komprehensif, dari semua makanan terjadi deposit energi, jadi itu anak obesitas," ujar dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes dalam Talk Show Bebelac, Jumat (11/12/2020).

Ahli gizi itu mengatakan bahwa asupan gula yang tinggi pada makanan anak juga bisa menganggu keseimbangan jumlah bakteri baik (mikrobiota) dan bakteri jahat (patogen) di dalam sistem pencernaan anak. Gula yang berlebih bisa jadi sumber makanan patogen di usus untuk berkembang biak, sehingga patogen lebih banyak jumlahnya dibanding mikrobiota atau bakteri baik.

"Jadi kan kita sepakat untuk kesehatan happy tummy (pencernaan baik), kita menjaga mikrobiota 80 persen dan patogennya 20 persen. Coba bayangkan anak mendapatkan gula tinggi, gula ini jadi makanan si patogen ini. Patogen berkembang biak lalu menekan jumlah mikrobiota, dan terjadilah gangguan pencernaan," jelad dr. Rita

Gula juga ada beragam jenisnya, yang jika mengacu pada penjelasan organisasi kesehatan dunia atau WHO, gula adalah karbohirat sederhana yang mudah dicerna seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa.

Glukosa biasanya sejenis gula yang bisa dialirkan dalam darah, disimpan sebagai cadangan bisa di otot atau di hati. Karena mengalir di darah itulah mengapa glukosa disebut sebagai gula darah.

Fruktosa adalah sejenis gula yang biasa ada dalam buah, atau gula alami. Gula jenis ini juga tidak mengalir dalam darah, itulah kenapa meski memakan buah dengan fruktosa, kadar gula dalam darah tidak akan meningkat.

Sedangkan sukrosa adalah jenis gula yang paling sulit dipecah dan diolah tubuh, karena untuk bisa diolah ia harus lebih dulu diubah menjadi glukosa ataupun fruktosa.

Lalu bagaimana dengan laktosa pada susu yang disebut membuat orang mudah gemuk?

baca juga

"Laktosa itu kadar gula yang terikat pada susu, dan dia tidak masuk definisi gula yang dijelaskan oleh WHO, gula yang menyebabkan mikro patogen naik itu yang definisi tadi seperti gula pasir, gula aren, termasuk konsentrat buah itu bagian dari gula," tutup dr. Rita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Video | Minggu, 11 Oktober 2020 | 05:00 WIB

Yogurt dengan Protein A2 Berikan Perlindungan Ekstra untuk Pencernaan

Yogurt dengan Protein A2 Berikan Perlindungan Ekstra untuk Pencernaan

Press Release | Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:55 WIB

Kurangi Manis, Ini 4 Kiat Kurangi Asupan Gula Harian

Kurangi Manis, Ini 4 Kiat Kurangi Asupan Gula Harian

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 05:20 WIB

Terkini

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×