Jangan Pernah Pakai Masker di Dagu, Ini Bahayanya

Selasa, 15 Desember 2020 | 16:15 WIB
Jangan Pernah Pakai Masker di Dagu, Ini Bahayanya
Menurunkan Masker ke Bawah Dagu (Shutterstock)

Suara.com - Protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tidak henti-hentinya disosialisasikan. Tapi masih saja banyak orang yang keliru khususnya dalam memakai masker.

Banyak yang menggunakan masker dagu. Bahaya engga sih kebiasaan seperti itu?

"Saya sering di lapangan menemukan masker dagu, di bawah hidung, itu sangat berbahaya," ujar dr. Ivan Adrian M., MKKK dalam Talkshow 'Menerapkan Protokol Kesehatan Menjelang Liburan Akhir Tahun di YouTube BNPB, Selasa (15/12/2020).

Bahaya dari masker dagu atau masker yang diturunkan hingga ke dagu, tidak menutupi mulut dan hidung akan memicu perpindahan virus ke pakaian di bawah.

Ilustrasi jangan turunkan masker di dagu (Suara.com/Michelle Illona)
Ilustrasi jangan turunkan masker di dagu (Suara.com/Michelle Illona)

Ini karena bagian depan masker bekerja sebagai filter virus, maka saat masker diturunkan meski tidak terlihat virus bisa terbang dan jatuh ke bawah.

"Virus corona itu mikro, makanya banyak orang tidak melihat dan merasa corona itu tidak ada, supranatural padahal virus ini nyata, nangis analis laboratorium kita menangis kalau mendengarnya," terang dr. Ivan.

Tidak hanya memakai masker, kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir juga perlu diperhatikan, karena lapisan virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19 akan rusak saat terkena sabun.

Ditambah menjaga jarak, karena penularan Covid-19 melalui droplet atau tetes air liur manusia, dan tetesan air liur bisa terlontar hingga sejauh 1,8 meter, sehingga menjaga jarak minimal 1 hingga 1,5 meter akan semakin meminimalisir penularan.

Protokol kesehatan 3M ini perlu dilakukan terus menerus agar menjadi kebiasaan baru, hingga pandemi Covid-19 dipastikan aman dan terkendali.

Baca Juga: Klasik, Masker Sekali Pakai Ini Tampil dengan Motif Batik Megamendung

"Jadi sebenarnya, 3M atau 4M ini sebenarnya kesadaran kita, kalau kita tidak sadar melakukan itu, maka tidak akan terjadi yang namanya perubahan perilaku," tutup dr. Ivan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI