Penanganan Pandemi Perlu Upaya Berlapis, Masyarakat Wajib Ubah Perilaku

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 16 Desember 2020 | 22:00 WIB
Penanganan Pandemi Perlu Upaya Berlapis, Masyarakat Wajib Ubah Perilaku
Ilustrasi pakai masker. (Pexels)

Suara.com - Penanganan pandemi Covid-19 bukan hanya merupakan kewajiban pemerintah. Peran masyarakat sangat besar, terutama dalam perubahan perilaku.

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan upaya penanggulangan pandemi digambarkan seperti keju swis, yang mana setiap intervensi (lapisan) memiliki kekurangan (lubang) atau celah.

Maka dari itu, amatlah diperlukan upaya yang berlapis-lapis untuk menutupi celah (lubang) tersebut.

"Salah satu kunci keberhasilan mengatasi pandemi ini adalah dengan mengubah kebiasaan masyarakat. Perubahan perilaku ini dapat menyelamatkan nyawa," tutur Sigit, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Sigit mengatakan GPM hadir untuk mengisi celah tersebut dengan cara kampanye publik yang bertujuan mengedukasi masyarakat agar sadar dengan tanggung jawab personalnya, yakni untuk tetap disiplin pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan lainnya.

Sebab dengan memakai masker dengan benar kita sudah dapat mencegah penularan virus sampai 75 persen.

"Dan kalau kita juga disiplin menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, maka kita dapat menghindari penularan virus sampai 90 persen," paparnya lagi.

Kalau perubahan perilaku dengan menjalankan secara disiplin 3M dapat dijalankan masyarakat, maka hal itu tentu akan berimbas pada penyelamatan ekonomi.

Sigit mengatakan jika pandemi ini berakhir, maka ekonomi kita juga akan terselamatkan.

Baca Juga: Geliat Reseller yang Makin Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

Sejalan dengan hal tersebut, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, sampai saat ini DKI Jakarta terus melakukan berbagai inisiatif guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melaui beberapa programnya.

Untuk itu Pemprov DKI Jakarta bersinergi dengan Perkumpulan Sahabat Peduli Bangsa Maju (PSPBM), lembaga yang menaungi Gerakan Pakai Masker (GPM) dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama pada Kamis, 10 Desember 2020.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan sebagai salah satu langkah Pemrov DKI untuk mengurangi sebaran penularan Covid-19 di wilayah DKI, yakni dengan cara mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya disiplin memakai masker dengan benar serta mematuhi protokol kesehatan lainnya seperti menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Sri Haryati berharap dengan kolaborasi yang dilakukan dengan GPM ini, masyarakat dapat teredukasi, memahami, dan mengerti akan pentingnya disiplin protokol kesehatan dan penggunaan masker secara benar.

Untuk itu, Sri mengatakan kepada semua pihak untuk terus bergerak bersama, terus berinovasi dalam hal edukasi pada masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI