Kilas Balik: Garis Waktu Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Sepanjang 2020

Risna Halidi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 10:10 WIB
Kilas Balik: Garis Waktu Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Sepanjang 2020
Kaleidoskop kasus Covid-19 di Indonesia (Dok. Webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook)

Suara.com - Kasus infeksi Covid-19 terus meningkat setiap hari. Di Indonesia, sudah lebih dari 630 ribu pasien dinyatakan positif dengan angka kematian lebih dari 19 ribu kasus.

Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), membuat kaleidoskop kasus Covid-19 dari tercatatnya virus corona jenis baru tersebut pada 2 maret 2020 lalu, sampai sekarang.

Dalam webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook perjalanan, berikut kondisi sebaran Covid-19 di Indonesia dari awal kasus sampai sekarang.

1. Awal kasus

Pasien 01 (kebaya merah) bersama Menkes Terawan Agus Putranto di RSPI Sulianti Saroso. (istimewa).
Pasien 01 (kebaya merah) bersama Menkes Terawan Agus Putranto di RSPI Sulianti Saroso. (istimewa).

Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo umumkan 2 kasus positif Covid-19. Tanggal 11 Maret, World Health Organization (WHO) umumkan Covid-19 sebagai pandemi dunia. Pada 13 Maret gugus tugas percepatan Covid-19 dibentuk. Dua minggu setelah kejadian diumumkan kasus positif, pemerintah umumkan adanya kegiatan Work From Home (WFH) yaitu, semua pekerjaan maupun pendidikan dilakukan di rumah.

2.Penetapan sebagai bencana nasional
Setelah berjalan lebih dari satu bulan, pada 13 April pemerintah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional. Saat ini muncul imbauan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB). Selain itu, pada 1 Mei timbul larangan mudik untuk seluruh masyarakat di Indonesia.

3. Masa kenormalan baru (new normal)
Pada 1 Juni pemerintah umumkan masa kenormalan baru (new normal). Masa ini menjadi masa-masa transisi PSBB khususnya pada 4 Juni. Ini adalah waktu di mana aturan protokol kesehatan berlaku di masyarakat.

4. Kasus tidak diumumkan lagi

Achmad Yurianto dan dr. Reisa Broto Asmotro.(covid19.go.id)
Ilustrasi: Achmad Yurianto dan dr. Reisa Broto Asmotro.(covid19.go.id)

Mulai tanggal 22 Juli, kasus harian Covid-19 tidak diumumkan lagi. Lalu pada 28 Juli, diumumkan kasus Covid-19 mencapai angka 100 ribu.

baca juga

5. Penerapan sanksi
Pada 5 Agustus, pemerintah umumkan sanksi untuk masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

6. Edaran vaksinasi
Setelah beberapa bulan, pada 19 Oktober, pemerintah umumkan mengenai edaran persiapan vaksinasi Covid-19.

7. Kasus tembus 500.000
Pada 23 November, pemerintah menyatakan kasus positif Covid-19 di Indonesia tembus hingga 500 ribu.

8. Kasus harian tertinggi
Pada 4 Desember, Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kasus tertinggi harian Covid-19, yaitu sebanyak 1032 kasus.

Kaleidoskop kasus Covid-19 di Indonesia (Dok. Webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook)
Kaleidoskop kasus Covid-19 di Indonesia (Dok. Webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook)

Hingga saat ini, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan. Masyarakat tetap diminta untuk patuhi prokol kesehatan yang berlaku sambil menunggu proses uji coba vaksin selesai sebelum didistribusikan. (Penulis: Fajar Ramadhan)

Sumber: Webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Jagokan Lewandowski, Andritany Pilih Cristiano Ronaldo

Shin Tae-yong Jagokan Lewandowski, Andritany Pilih Cristiano Ronaldo

Bola | Jum'at, 18 Desember 2020 | 19:29 WIB

Jelang Nataru, COVID-19 di DIY Tembus 9.071 Kasus

Jelang Nataru, COVID-19 di DIY Tembus 9.071 Kasus

Jogja | Jum'at, 18 Desember 2020 | 19:10 WIB

Zodiak Kesehatan Besok, 19 Desember 2020: Taurus, Coba Mulai Konsumsi Salad

Zodiak Kesehatan Besok, 19 Desember 2020: Taurus, Coba Mulai Konsumsi Salad

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 19:50 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×