Saat Tantrum, Mengapa Anak Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua?

Minggu, 20 Desember 2020 | 13:35 WIB
Saat Tantrum, Mengapa Anak Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua?
Ilustrasi anak uring-uringan. (Shutterstock)

Suara.com - Saat anak mengalami tantrum, biasanya orang tua cukup kewalahan menghadapinya. Umumnya, anak-anak pun tidak tahu mengapa ia melakukannya.

Tantrum yang merupakan ledakan emosi dan amarah tak terkendali biasanya terjadi pada anak berusia 1,5 hingga dua tahun. Perilaku ini akan hilang saat mereka berusia empat hingga lima tahun.

Melansir Independent, tantrum merupakan respons fisiologis yang umum namun rumit. Ini berkaitan dengan sistem deteksi ancaman otak.

Itulah mengapa sangat penting bagi orang tua untuk memahami anak mereka dan mengurangi 'ancaman' tersebut dengan membangun rasa aman.

Menurut R Douglas Fields, ahli saraf dan penulis Why We Snap: Understanding the Rage Circuit in Your Brain, mengamuk melibatkan dua bagian otak, yaitu amigdala dan hipotalamus.

Ilustrasi anak tantrum (Shutterstock)

"Amigdala memproses emosi seperti ketakutan dan kemarahan, sedangkan hipotalamus sebagian mengontrol fungsi bawah sadar seperti detak jantung dan suhu," jelas Fields.

Jadi, amigdala berperan seperti pendeteksi asap di otak dan hipotalamus sebagai orang yang memutuskan apakah akan menyiram dengan bensin atau air, dengan hormon seperti adrenalin dan kortisol.

Misalnya, ketika seorang anak tiba-tiba mulai menangis karena tidur sendirian, dia mungkin tidak sadar. Ini adalah saat amigdala di otaknya mendeteksi ancaman dan hipotalamus menyebabkannya mengamuk.

Selama respons stres, detak jantung anak mungkin berdebar kencang, telapak tangan berkeringat, dan otot tegang.

Baca Juga: Haru, Vanessa Angel Girang Bisa Peluk Anak Usai Bebas dari Penjara

Respons stres ini dapat mengurangi kapasitas pengendalian diri anak yang sudah terbatas.

"Pada saat-saat ini, intensitas emosi membanjiri kemampuan anak dalam mengaturnya, sehingga emosi menjadi lebih kuat," tutur Mary Margaret Gleason, psikiater anak dan remaja di Children's Hospital of the King's Daughters di Virginia.

Jadi, meski orang tua berusaha membuat anak diam saat mengalami tantrum, mereka tidak akan mendengarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI