Benarkah Temperatur dan Kelambapan Pengaruhi Virus Corona? Ini Kata Studi

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 20 Desember 2020 | 16:20 WIB
Benarkah Temperatur dan Kelambapan Pengaruhi Virus Corona? Ini Kata Studi
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Sebuah studi baru menguji bagaimana suhu dan kelembapan mempengaruhi struktur partikel mirip virus SARS-Cov-2 di permukaan. Mereka menemukan bahwa hanya peningkatan suhu sedang dapat merusak struktur virus, sementara kelembapan berdampak sangat kecil.

Melansir dari Medicalxpress, temuan menunjukkan bahwa ketika suhu mulai turun, partikel di permukaan akan tetap menular lebih lama. Studi ini adalah yang pertama  menganalisis mekanisme virus pada tingkat partikel individu, tetapi pengamatan skala besar masih diperlukan.

"Anda akan mengira bahwa suhu membuat perbedaan besar dan itulah yang kami lihat. Sampai pada titik di mana kemasan virus benar-benar hancur bahkan oleh peningkatan suhu yang moderat," kata Michael Vershinin, asisten profesor di Universitas Utah yang merupakan salah satu penulis studi. .

"Yang mengejutkan adalah betapa sedikit panas yang diperlukan untuk memecahkan permukaan virus yang sangat sensitif terhadap suhu," imbuhnya.

Studi ini telah diterbitkan secara online diterbitkan pada jurnal Biochemical Biophysical Research Communications. Pada penelitian ini, para ilmuwan juga menekankan bahwa kelembapan kemungkinan penting dalam mempengaruhi seberapa cepat aerosol mengering. 

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

"Dalam memerangi penyebaran virus ini, Anda harus melawan setiap partikel secara individual. Jadi Anda perlu memahami apa yang membuat setiap partikel terdegradasi," kata Vershinin.

"jika Anda memahami partikel virus tersebut, maka memungkinkan bagi Anda untuk melawan tumpukan partikel virus," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Capai 1.899 Orang, Wagub DKI Sebut Aksi 1812 jadi Biang Kerok

Kasus Corona Capai 1.899 Orang, Wagub DKI Sebut Aksi 1812 jadi Biang Kerok

News | Minggu, 20 Desember 2020 | 15:24 WIB

Timbulkan Klaster Covid-19, Ponpes Darul Quran Wal Ijaroh Tak Ditutup

Timbulkan Klaster Covid-19, Ponpes Darul Quran Wal Ijaroh Tak Ditutup

Jogja | Minggu, 20 Desember 2020 | 15:10 WIB

Hindari Sebisa Mungkin, Ini 6 Tempat Paling Umum Tularkan Covid-19

Hindari Sebisa Mungkin, Ini 6 Tempat Paling Umum Tularkan Covid-19

Health | Minggu, 20 Desember 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB